oleh

Usai Melayat, Nasir Gerakkan Fogging Mandiri

radarlampung.co.id – Usai mengikuti bhakti sosial cegah Covid-19 di Desa Pejambon, Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir dan rombongan mengunjungi kediaman Sukirman (56). Warga Dusun II, Desa Roworejo, Kecamatan Negerikaton ini kehilangan Noval (13), anaknya yang meninggal dunia setelah terserang demam berdarah dengue (DBD).

Selain menyampaikan bela sungkawa, Nasir langsung melakukan tindakan cepat dengan fogging mandiri.

Sukirman mengaku tidak menyangka kehilangan anaknya akibat terserang DBD. “Sebelumnya tidak ada tanda-tanda sakit. Sehat-sehat saja,” kata Sukirman sedih.

Menurut dia, sebelumnya Noval sempat bermain bola bersama rekannya. Begitu pulang ke rumah, Noval muntah darah. “Dikira lambung. Tapi setelah dibawa ke rumah sakit, trombositnya turun. Lalu anak kami meninggal,” ucapnya.  

Sementara Kepala Desa Roworejo Sugiono menuturkan, hingga saat ini jumlah warganya yang terserang DBD sudah mencapai delapan orang. Salah satunya meninggal dunia.

“Menurut laporan dari puskes, termasuk yang meninggal tadi pagi, ada delapan orang positif DBD,” kata Sugiono. Namun begitu, belum ada pengasapan di wilayah tersebut.

“Diskes turun dari kemarin, sudah meninjau langsung. Tetapi karena ada miskomunikasi, fogging belum dilakukan,” ujarnya.

Sementara M. Nasir mengungkapkan, tindakan fogging yang dilakukannya adalah upaya membantu warga guna membasmi nyamuk yang bersarang disekitaran rumah.

“Apa yang kita lakukan ini tindakan spontanitas saja. Setelah kita mendengar ada korban DBD di Desa Roworejo, maka segera koordinasi dan ke sini melakukan fogging,” kata Nasir. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi