oleh

Stok APD RSUDAU Hanya Cukup untuk Dua Minggu

radarlampung.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) kesulitan mendapatkan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis. Persediaan yang ada hanya cukup dua minggi ke depan.

“Kita masih kesulitan APD. Stok hanya cukup untuk dua Minggu,” kata Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan saat kunjungan anggota Komisi V DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan Lesty Putri Utami, Jumat (10/4).

Meski begitu, dalam upaya penanganan Covid-19, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi dengan tujuh tempat tidur. Bahkan, ketika terjadi ledakan jumlah pasien, disiapkan 34 tempat tidur dengan memanfaatkan GSG rumah sakit.

“Begitu juga dengan tenaga perawat, dokter dan lainnya. Sudah disiapkan. Insya Allah kita siap menangani ketika ada pasien terpapar Covid-19,” tegasnya.

Sementara, selain meninjau kesiapan penanganan virus Corona (Covid-19) di RSUDAU, Lesty Putri Utami juga mengunjungi posko di pintu masuk Lampung Barat serta posko Gugus Tugas Percepatan di komplek pemkab.

Saat mengunjungi RSUDAU, Lesty disambut oleh Direktur RSUD Alimudin dr. Widyatmoko Kurniawan dan jajaran. Dalam kesempatan tersebut, wakil rakyat asal Lampung Barat ini meninjau fasilitas, termasuk ruang isolasi pasien Covid-19.

Ia juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD), masker dan minuman bervitamin. Semua dianggarkan melalui dana prribadinya. Hal sama juga juga dilakukan di posko pintu masuk di Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit yang berbatasan dengan Pesisir Barat.

Lesty mengaku sudah berkeliling ke sejumlah wilayah, termasuk Lampung Selatan untuk memonitoring kesiapan rumah sakit maupun paramedis. Kemudian mencari tahu kendala yang dihadapi.

“Masalah yang saya temui itu hampir sama. Kekurangan masker dan lainnya. Untuk hari ini, kebetulan saya pulang kampung. Kunjungan ini sebenarnya mendadak. Karena saya punya beberapa stok APD, jadi saya bawa. Harapan saya, ini bisa menggerakkan kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi,” tegasnya. (nop/ais)

Komentar

Rekomendasi