oleh

Terlampau Tinggi, Balafans Sayangkan Pemotongan Gaji Pemain Badak Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Balafans menyayangkan penerapan pemotongan gaji pemain yang dilakukan Badak Lampung FC. Di mana, pemotongan dilakukan hingga mencapai 75 persen.

Ketum Balafans Aviv Hidayat menilai pemotongan gaji secara besar-besaran akan berdampak terhadap performa tim kedepan. “Kami sangat menyayangkan langkah ini. Jelas ini sangat menggangu,” tutur Aviv kepada Radarlampung.co.id, Jumat (10/4).

Seharusnya, kata Aviv, gaji seorang pemain bisa digunakan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh di tengah serangan wabah virus corona.

“Pemain kan butuh dana yang lumayan untuk kebutuhan fisik. Apalagi sebagian besar pemain pulang dan harus berlatih di rumah sendiri,” tuturnya.

Menurutnya, pemotongan gaji idealnya dipotong 50 persen saja. “Dan selayaknya juga urusan (gaji) ini tidak hanya tanggung jawab manajemen saja, melainkan juga PSSI,” terang Aviv.

Sebelumnya, Badak Lampung FC mulai membayarkan 25 persen gaji pemain mulai dari April. Ini akibat terhentinya kompetisi Liga 2 akibat wabah virus corona. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi