oleh

Dor! Pembobol ATM di RS Panti Secanti Dapat “Hadiah” Dari Tekab 308

radarlampung.co.id – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus menangkap Andi Saputra (47), yang diduga membobol ATM di Rumah Sakit Panti Secanti Gisting Sabtu (11/4). Ini menindaklanjuti laporan Ferdi Ariyanto, warga Pekon Kutodalom, Kecamatan Talangpadang.

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengungkapkan, Andi yang tinggal di Pringsewu Utara, Pringsewu beraksi bersama rekannya ED, Januari lalu. Modusnya, mengganjal ATM dengan kayu korek api.

Saat itu korban Ferdi hendak mengambil uang di ATM. Namun kartu terganjal. Lantas ED berpura-pura menawarkan bantuan.

Sementara Andi memperhatikan korban yang memasukkan nomor PIN ATM. Begitu PIN didapat, dengan cepat ED menukar ATM korban dengan kartu yang sudah disiapkan.

“Tersangka kemudian meninggalkan ATM. Sementara korban yang sudah mendapatkan kembali kartunya mencoba melakukan transaksi kembali. Namun muncul peringatan bahwa ia menyalahgunakan kartu,” kata Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Minggu (12/4).

Ternyata saat tiba di rumah, korban mendapatkan notifikasi SMS Banking bahwa ATM telah menarik uang sebesar Rp8,5 juta. Sadar uangnya dicuri, ia melapor ke Polsek Talangpadang.

“Dalam aksinya, tersangka bertugas mencatat ketika korban menekan nomor PIN. Sementara ED selaku eksekutor menukar dan mengambil uang,” sebut dia.

Menindaklanjuti laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Berdasar rekaman CCTV di halaman Rumah Sakit Panti Secanti diketahui ciri-ciri pembobol ATM.

“Berdasar penyelidikan, tersangka berhasil diidentifikasi dan ditangkap saat berada di rumahnya, Sabtu dini hari (11/4),” ujarnya. Barang bukti yang disita, dua buku tabungan, satu kartu ATM dan dompet.

Polisi melakukan pengembangan dan memburu ED. Menurut Edi, saat itu Andi berusaha mengelabui anggotanya dan memberikan perlawanan.

“Atas perilaku tersebut, akhirnya tersangka diberikan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kanannya dan langsung dilakukan perawatan medis. Sementara rekannya ED masih dalam pencarian dan ditetapkan DPO,” tegasnya. (ral/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi