oleh

Hoax! Keluarga Pasien Covid-19 Kabur Saat Hendak Diisolasi

radarlampung.co.id – Pesan berantai terkait berkeliarannya anggota keluarga yang terpapar virus Corona dipastikan tidak benar. Hal ini ditegaskan Lurah Kalibalau Kencana Hendra.

Menurut dia, informasi yang menyebar melalui media sosial Instagram dan pesan WhatsApp itu hoax. Ia menyatakan, anggota keluarga tersebut tetap berada di rumah dan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Itu tidak benar. Mereka dalam pengawasan kita. Masih stay di rumah mengikuti protokol pemerintah dan anak-anaknya juga kooperatif. Jadi sampai hari ini mereka masih ada di rumah. Untuk informasi yang beredar dipastikan tidak benar atau bohong,” tegas Hendra, Minggu (12/4).

Diketahui, dalam pesan berantai tersebut, warga diminta untuk waspada dan mengenali wajah keluarga yang terserang Covid-19. Terutama anak-anaknya.

Pada pesan itu disebutkan, sang ayah meninggal karena terserang virus Corona. Kemudian disusul ibunya. Lantas anak-anak dari keluarga ini kabur dari rumah saat mengetahui akan dijemput tim kesehatan untuk menjalani isolasi.

Hendra menuturkan, anggota keluarga pasien Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri. “Aparat pemerintah ada di sana dan dalam pengawasan kita. Jadi nggak pernah keluar-keluar sejak pemakaman hingga selesai. Mereka stay di rumah,” tandasnya.   

Terkait hoax tersebut, Hendra berharap masyarakat tidak sembarangan menyebarkan berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Kemudian warga juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang diterima.

“Saya agak kaget ada broadcast seperti itu. Lebih lagi disertai foto-foto. Waduh, sebenarnya dari mana orang yang tak bertanggung jawab ini (mendapat info) sampai keluar (menyebar, Red). Artinya bisa diklarifikasi yang bersangkutan masih ada di rumah,” kata Hendra. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi