oleh

Jelang Ramadhan, Bulog Sediakan Gula Pasir

radarlampung.co.id – Meningkatnya harga gula dipasaran, membuat Perum Bulog Kanwil Lampung menyediakan stok gula yang memenuhi harga standar.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung, Faisal menjelaskan, berdasarkan Permendag nomor 7 tahun 2020, harga acuan gula pasir di tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg.

Sedangkan berdasarkan data pengamatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), dari bulan Februari 2020, gula pasir terus mengalami kenaikan harga, melebihi harga acuan yang telah ditetapkan mencapai harga jual rata-rata sebesar Rp15.988 per kg.

“Kenaikan harga ini diperkirakan merupakan dampak mundurnya musim giling tebu serta kebutuhan menjelang bulan Ramadhan 1441 H,“ katanya.

Menurutnya, tugas Perum Bulog untuk menjaga stabilisasi harga, sesuai Perpres No. 48 Tahun 2016 sebagaimana diubah dalam Perpres No. 20 Tahun 2017, tetap menjual gula pasir sesuai dengan harga acuan pemerintah.

“Kami juga dituntut untuk menjaga ketersedian secara merata dengan membatasi pembelian maksimal sebanyak 2 kg per orang,” ungkap Faisal.

Dia menjelaskan, Berdasarkan Instruksi Gubernur Lampung dan Walikota Bandarlampung, pihaknya telah menggelar Operasi Pasar Gula Pasir yang dilakukan di Pasar Gintung 18 Maret 2020, dan telah diikuti oleh beberapa kabupaten/kota.

“Instruksi ini juga diperkuat dengan kerjasama antara Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan Satgas Pangan serta didukung berbagai Pabrikan,“ katanya.

Namun, pencegahan pembentukan kerumunanan masa sebagai langkah penanggulangan meluasnya wabah covid-19 saat ini, menghalangi kegiatan tersebut untuk kembali dilaksanakan, sehingga harga gula saat ini masih tergolong tinggi dan masih di atas harga acuan yang ditetapkan.

“Kebutuhan menjelang bulan Ramadhan, serta situasi wabah covid-19, yang membuat masyarakat untuk membeli komoditi secara berlebihan. Ini menjadi efek domino kenaikan harga gula yang berlanjut,” ucapnya.

Dengan demikian, berdasarkan data PIHPS, harga gula pasir di wilayah Lampung di bulan April 2020 dibandingkan Maret 2020 (mtm) mengalami kenaikan sebesar 4,24 persen atau lebih rendah dari kenaikan harga Maret 2020 terhadap Februari 2020 (mtm) sebesar 14,90 persen.

Selain itu, masih berdasarkan sumber data yang sama per 8 April 2020, level harga gula pasir di wilayah Lampung sebesar Rp16.667 per kg, lebih rendah dibandingkan level harga gula tingkat nasional (Rp18.117) dan tingkat Sumatera (Rp17.158).

Hal ini menunjukan, harga gula terpantau relatif lebih stabil meskipun masih lebih tinggi dari harga acuan pemerintah, tetapi mengindikasikan intervensi yang dilakukan Pemerintah melalui kerjasama antar sektor dapat menahan potensi laju kenaikan harga yang lebih tinggi lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun saat ini Operasi Gula Pasir telah dihentikan untuk mengurangi kerumunan sesuai dengan instruksi untuk social distancing dan physical distancing, Bulog tetap berkomitmen untuk terus menyediakan gula pasir bagi masyarakat Lampung.

“Produk gula pasir dari Bulog dapat diperoleh di outlet-outlet yang bekerjasama, berbagai Toko Pangan Kita, Rumah Pangan Kita (RPK), atau langsung di Kantor Perum Bulog Cut Meuthia, serta juga telah bekerjasama dengan berbagai lembaga dan instansi untuk penyediaan gula dalam rangka kegiatan sosial,“ tandanya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi