oleh

Kadiskes Lampung : Jujurlah Saat Diperiksa Petugas Medis

radarlampung.co.id-Orang Dalam Pemantauan (ODP) covid-19 di Lampung terus bertambah. Berdasarkan data Senin (13/4), Tercatat ada 2383 orang yang masuk dalam ODP. Sebanyak 1007 diantaranya masih dipantau dan 1376 sudah selesai dipantau 14 hari.

Sementara data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Lampung ada 49 orang. Rinciannya 21 orang masih di isolasi, 25 orang dinyatakan negatif, dan tiga orang PDP dinyatakan meninggal. Untuk pasien yang dikonfirmasi Covid-19 masih diangka 21 pasien. Dengan 8 orang diantaranya sembuh, delapan lainnya masih dirawat di rumah sakit dan lima orang tercatat meninggal dunia.

Untuk mendukung antisipasi sekaligus pelayanan pada pasien terduga Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) kini menyediakan pelayanan khusus dengan mendirikan pusat pelayanan terpadu covid-19 di Provinsi Lampung.

Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengungkapkan maksud RSUDAM membangun pelayanan yang diberikan dalam memilah seandainya ada pasien dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak.

“Jadi dengan adanya pelayanan ini, tidak pasien dengan gejala itu tidak langsung ke IGD biasa, namun ke IGD Covid-19, jadi saat pasien gejala covid tidak berobat di satu IGD dan akan diisolasi langsung ketempat khusus. Kalau positif ada ruang isolasinya dan kalau perlu isolasi dibelakang dan akan dibawa oleh ambulans,” beber Reihana.

Didalam pelayanannya ada poli anak dan poli dewasa ada spesialis paru dan spesialis penyakit dalam dan ronsen. “Jadi dalam diganosa covid-19, selain gejala kita harus liat thoraxnya ada khasnya covid-19 di paru-paru. Pelayanannya konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter spesialis,” tambahnya.

Dalam upaya tanggap pada pasien yang memiliki gejala Covid-19 juga, Dinkes meminta masyarakat jujur menjelaskan riwayat perjalannnya. Hal ini dimaksudkan agar petugas kesehatan tidak salah mengambil langkah  dalam pengobatan.

“Kepada masyarakat yang memiliki gejala Covid-19 tolong saat menuju pusat pelayanan kesehatan harus jujur kepada petugas, kejujuran penting agar tidak salah memgambil langkah pengobatan selanjutnya. Karena banyak PDP meninggal, karena kadang ada yang tidak mengakui pernah kontak pasien covid atau dari daerah terjangkit. Saat analisa bahwa orang-orang itu pernah dari daerah terjangkit dan kontak dengan pasien positif covid-19,” tambahnya.

Sementara Reihana kembali berpesan kepada masyarakat untuk tetap mengikuti kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam menekan penyebaran virus Corona di Lampung.

“Kepada masyarakat Lampung mari bersama melaksanakan kebijakan-kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah, jaga jarak, tetap menjaga stamina, olahraga cukup, PHBS, dan menghindari berkumpulnya orang, dan memakai masker. Kalau kita mematuhi kita sudah memutus rantai penularan Covid-19. Insyaallah bersama pemerintah bergotong royong, insyaallah pandemi global bisa dilalui dengan cepat,” tandasnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi