oleh

Pasang Infus Gagal, Ambil Sampel Darah tak Berhasil, Balita Pasien RSUD Pringsewu Dibawa Pulang

radarlampung.co.id – Keluarga pasien menyoroti tidak maksimalnya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu. Mulai dari pemasangan infus yang membuat bengkak, pengambilan sampel darah yang tak berhasil hingga jatah makan pasien yang tak diantar.

Ini dialami ER (17 bulan), balita asal Podorejo, Pringsewu. Menurut Manalu, orang tua ER, anaknya dibawa ke rumah sakit itu sekitar pukul 07.00 WIB, Sabtu (11/4). Sang bayi mengalami panas, batuk dan muntah

Petugas UGD langsung mengambil tindakan dan memasang infus. Bayi ER kemudian dipindahkan ke ruang perawatan kelas 1 Alamanda.

“Sekitar jam 10.15, tangan anak saya bengkak. Ternyata infus tidak masuk,” kata Manalu.

Lelaki itu memberi tahu perawat. Lantas jarum infus dicabut dan Manalu diminta ke apotek untuk mengambil peralatan infus. Namun untuk kali kedua, infus tidak berhasil.

“Lalu sarankan supaya infus dicopot,” sebut dia.

Tidak hanya itu. Petugas medis juga dua kali tidak berhasil mengambil sampel darah. Manalu mengaku sudah berkomunikasi dengan petugas medis, namun tidak ada jawaban pasti.

Lantaran pelayanan yang tidak memuaskan, ia memutuskan untuk membawa pulang anaknya sekitar pukul 15.00 WIB. “Bahkan, satu lagi yang membuat saya heran. Makanan untuk pasien juga tidak diantar,” sebut dia.

Manalu berharap petugas medis lebih peka saat melayani pasien. Terlebih dengan perasaan keluarga pasien.

Sementara, Direktur RSUD Pringsewu dem Teddy menyatakan akan memeriksa masalah tersebut. “Saya akan cek dulu permasalahannya,” kata Teddy melalui pesan WhatsApp. (mul/ais)

Komentar

Rekomendasi