oleh

Diselimuti Pandemi Covid-19, Pemantauan Hilal Tetap Berlangsung, Tapi …

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat (penetapan) satu Ramadan 1441 H pada 23 April mendatang. Meski dalam situasi pandemi, sidang isbat akan diawali dengan pemantauan hilal (rukyatul hilal ) oleh Kanwil Kemenag Provinsi yang hasilnya dilaporkan ke Ditjen Bimas Islam sebagai bahan penetapan, termasuk di Lampung.

Kasubag Humas Kanwil Kemenag Lampung Musal Badri menyatakan, pemantauan hilal di Lampung dilaksanakan menurut ketentuan Kemenag RI.

“Rukyatul hilal atau pemantauan hilal akan tetap dilaksanakan, untuk di Lampung sendiri mengikuti yang sudah diputusakan Kemenag RI pada Kamis (23/4) mendatang,” katanya, Minggu (19/4).

Menurutnya, sesuai aturan pusat protokol kesehatan dalam masa pandemi ini akan diberlakukan, dari yang biasa terbuka untuk umum kali ini dipersempit dengan terbatasnya orang yang memantau, baik itu di Pengadilan Agama, Mahkamah Syariah, instansi terkait, ormas Islam, dan tokoh masyarakat.

“Tentu kali ini berbeda, di antaranya peserta harus dibatasi, maksimal 10 orang dan menyesuaikan prosedur protokol kesehatan serta senantiasa physical distancing, menggunakan masker, diukur suhu tubuh, lokasi disemprot cairan disinfektan, dan lainya. Tidak lupa petugas harus salat hajat sebelumnya,” jelasnya.

Untuk di Lampung sendiri, yang menjadi salah satu fokus pemantaun Kemenag yakni di Kalianda.

“Kalau tahun kemarin di Kalianda sana dekat dengan menara siger, sosialisasi juga akan dilakukan oleh bidang urais nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Humas Institute Teknologi Sumatera (Itera) Rudy mengaku juga akan tetap melakukan pemantauan seperti tahun lalu, sesuai dengan peraturan  yang telah ditetapkan Kemenag.

“Rencana kita ada, tetapi sekarang kita masih menunggu arahan dari Kemenag,” tukasnya. (mel/sur)

Rekomendasi