oleh

Warga Mulai Beraktivitas Seperti Biasa, Ini Pesan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19

radarlampung.co.id – Jalan protokol kini tampak mulai ramai dari biasanya, empat pekan yang lalu. Kala itu, Pemerintak Kota Bandarlampung mengeluarkan surat edaran wali kota tentang pembentukan gugus tugas penanganan Covid-19 dan antisipasi penyebaran Covid-19.

Belakangan, aktivitas pengendara terlihat mulai ramai di beberapa lokasi memasuki 1 Ramadan 1441 hijriah, bulan suci bagi umat muslim. Tak jauh berbeda, beberapa pasar tradisional juga mulai ramai pembeli.

“Iya kerasa. Sekarang sudah mulai ramai pengendara. Dua minggu yang lalu masih sepi. Sekarang sudah mulai ramai. Kayaknya sudah engga peduli dengan imbauan pemerintah untuk diam di rumah saja,” kata Fadlih Fahrudin (37) warga Rajabasa Nunyai, Minggu (19/4).

Fadlih sendiri menilai, meskipun jalanan tak seramai hari-hari biasanya, tetapi belakangan warga mulai membiasakan diri beraktivitas di tempat-tempat umum dengan menggunakan masker. “Beberapa memang ada yang engga pakai masker, tapi banyak yang tetap menerapkan hati-hati terkena virus Corona,” urainya.

Ramainya warga di fasilitas umum seperti di pasar-pasar, menurutnya karena banyak yang mulai mempersiapkan diri mengahadapi bulan suci bagi umat muslim itu. “Biasalah kalau mau masuk bulan Ramadan, pasti pada ke pasar,” imbuhnya.

Di sisi lain, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi membenarkan adanya peningkatan aktivitas warga berada di fasilitas umum. Terkait hal ini, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita terus melakukan sosialisasi. Sesuai imbauan dan arahan pak wali yakni sesuaikan protokol kesehatan Covid-19,

warga harapannya tetep waspada, dengan jaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan pakai masker,” katanya.

Berdasarkan, informasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandarlampung melalui laman covid19.bandarlampungkota.go.id, pukul 16.00 WIB, Minggu (19/4). Adapun peta sebaran dari 18 pasien positif Covid-19 di Bandarlampung, 5 diantaranya berasal dari Kecamatan Langkapura.

Kemudian, tiga orang berasal dari Telukbetung Timur, Kedamaian, Sukarame, Labuhanratu, dan Rajabasa masing-masing dua pasien. Lalu, Telungbetung Selatan dan Tanjungkarang Pusat masing-masing satu orang. Sementara, 12 kecamatan lainnya, terkonfirmasi belum ada yang berstatus pasien positif Covid-19.

Dari 18 pasien yang dinyatakan positif tersebut, diketahui 10 pasien telah sembuh dan lima panien meninggal dunia. Sehingga, sisanya sebanyak tiga pasien positif Covid-19 tengah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang ditetapkan pemerintah daerah. (apr/ang)

 

Komentar

Rekomendasi