oleh

Dear Pencaker, Ini kata Plt Kadisnaker Tubaba Soal Kartu Prakerja

radarlampung.co.id-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) siap pro-aktif memberikan pendampingan dan bimbingan bagi para pencari kerja yang ingin mendaftarkan diri untuk mendapatkan Kartu Prakerja.

Tidak hanya bagi para pencari kerja, kesempatan yang dibuka oleh pemerintah pusat ini juga dibuka bagi para pekerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

“Kartu Prakerja adalah program pusat berupa bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya. Semua warga yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, bisa mendaftar,”ungkap Rudi Riansyah, SE, MM, Plt. Kepala Disnakertran Kabupaten Tubaba di ruang kerjanya, Senin (20/4).

Menurutnya, pendaftaran bisa dilakukan online secara mandiri melalui website www.prakerja.go.id. Namun, bagi yang belum memahami tentang tata cara pendaftaran bisa langsung ke Kantor Disnakertran Tubaba untuk mengetahui penjelasan resmi terkait Kartu Prakerja.”Untuk pelayanan kita sudah siapkan fasilitas berupa alat elektronik dan akses internet. Artinya, siapa saja yang belum mengerti termasuk tata cara pendaftarannya kita siap memberikan bimbingan,”terangnya.

Saat ini, lanjutnya, pendaftaran Kartu Prakerja sudah masuk gelombang II, dan mereka yang tidak lolos pada gelombang I tanggal 13-16 April lalu masih bisa mendaftarkan diri kembali.”Gelombang II dibuka hari ini (20/4/2020) sampai dengan Kamis mendatang ( 23/4/2020). Sedangkan untuk Gelombang I yang lalu ada sekitar 1.400an pendaftar, dan bagi yang tidak lulus masih bisa daftar lagi di gelombang berikutnya,”jelas Rudi.

Rudi mengatakan, Kartu Prakerja yang diluncurkan dalam rangka merespon dampak pandemi Covid-19 diberikan kepada penerima manfaat berupa bantuan biaya pelatihan keterampilan melalui online dan insentif bagi penerima Kartu Prakerja.”Totalnya senilai Rp3.550.000,-, terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif Rp600 ribu selama 4 bulan, dan insentif survei evaluasi sebanyak 3 kali masing-masing Rp50 ribu. Semua insentif langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima,”urainya.

Pihaknya berharap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat khususnya di bumi Ragem Sai Mangi Wawai.”Selain keterampilan yang didapat dan bermanfaat, tentu Kartu Prakerja ini sangat membantu masyarakat di tengah-tengah dampak dari mewabahnya pandemi Covid-19,”harapnya. (fei/rnn/wdi)

Komentar

Rekomendasi