oleh

Duh, Proses Penjaringan PKB Kota Mandek…

radarlampung.co.id – Proses penjaringan Pilwakot Bandarlampung di PKB mandek. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Kota Bandarlampung Juanda.

Dia mengatakan hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang terjadi. Menurutnya, banyak juga yang dilakukan oleh parpol-parpol termasuk PKB dalam memerangi pandemi covid -19. “Semua mandek, ” ucapnya, Senin (20/4).

Diketahui,  sudah ada beberapa nama yang mendaftar sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung di PKB. Diantaranya,  Rycko Menoza,  Eva Dwiana Herman HN,  M. Yusuf Kohar,  Tulus Purnomo,  Yonasyah dan Amin Fauzi AT.

Direncanakan sebelumnya,  pasca tahapan penerimaan berkas,  PKB juga bakal melakukan fit and proper test dan survei terhadap keseluruhan balon. Namun,  kata Djuanda pihaknya masih menunda lantaran belum ada petunjuk dari KPU terkait pelaksanaan pilkada serentak. “Saya prediksikan Pilkada di 2021, ” katanya.

Dia menilai, banyak juga anggaran yang harus difokuskan untuk penanganan Covid-19. Sementara anggaran pelaksanaan pilkada juga kebutuhannya tidak sedikit. Jika pun dilakukan tahun ini juga tentunya beberapa kesiapan harus ada.

“Misalnya di setiap TPS harus menyiapkan prosedur protokoler kesehatan. Harus ada bilik oesehatan,  sabun,  dokter,  polisi dan peralatan penyemprotan. Itunjuga pasti membutuhkan anggaran. Biaya dan penyelenggarannya juga harus siap dan sesuai prosedur, ” kata dia.

Karenanya,  dia kembali menegaskan,  pihaknya lebih baik menunggu arahan dari DPP PKB dan situasi pandemi covid serta keputusan pemerintah pusat terkait pelaksanaan pilkada. “Jika sudah jelas,  baru kita jalan lagi, “ujarnya. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi