oleh

“Kami Nggak Kelaparan!”

radarlampung.co.id – NL membantah pemberitaan keluarganya yang kelaparan akibat pandemi virus Corona. Terlebih, keluarganya sudah mendapat bantuan dari Kementerian Sosial dan pihak lainnya.

Ditemui dikediamannya di Kecamatan Rajabasa, NL membenarkan keluarganya terdampak pandemi virus Corona. Sejak sebulan terakhir, keluarga ini tidak memiliki penghasilan.

“Sudah hampir sebulan, saya atau bapaknya memang tidak bekerja. Jadi memang tidak ada pemasukan,” kata NL, Rabu (22/4).

Sebelum pandemi Corona, sang suami sempat menjadi pengojek dan bekerja serabutan di sebuah PO bus.

“Kan sepi, nggak ada penumpang. Biasanya biar nggak banyak, tapi cukup,” ujarnya.

Beberapa hari lalu, terus NL, keluarganya kehabisan beras. Lantas wanita ini menghubungi tetangganya untuk meminjam beras.

“Tapi kami nggak kelaparan. Sebab paginya sudah makan,” tegasnya.

Selang sehari, NL mengaku mendapatkan bantuan dari Kemensos dan donasi dari pihak swasta.

“Kebetulan tetangga yang saya telepon menawarkan bantuan. Jadi saya dapat bantuan beras. Terus, besoknya PKH dapet. Jadi Alhamdulillah, sekarang baik-baik saja. Tidak benar yang diberitakan media online itu,” tandas ibu tiga anak ini.

Terpisah, Lurah Gedongmeneng Atualudin menyayangkan pemberitaan sebuah media online tersebut. Terlebih, berita dimuat tanpa klarifikasi sebenarnya.

“Kita menyayangkan pemberitaan online yang tidak datang langsung menanyakan ibu NL ini,” kata Atualudin.

Menurut dia, keluarga NL tidak mendapat bantuan dari Pemkot Bandarlampung karena telah menerima PKH. Namun begitu, nantinya akan tetap mendapatkan bantuan beras.

“Bantuan tahap awal sudah diterima oleh warga lainnya. Saat ini masih proses pemberian tahap dua. Kemarin RT baru meminta data dari keluaga NL,” sebut dia. (mel/ais)

 

Komentar

Rekomendasi