oleh

Kolonel Inf Toto Jumariono Resmi Jabat Danrem 043/Gatam

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jabatan Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam resmi berganti. Kolonel Inf Toto Jumariono menerima jabatan Danrem 043/Gatam menggantikan Kolonel Inf Taufiq Hanafi.

Serah terima jabatan berlangsung di Aula Sudirman Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (23/4).

Sertijab dipimpin langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dengan kegiatan upacara tradisi pengambilan sumpah jabatan, dan penandatanganan pakta Integritas.

Sebelumnya, Kolonel Inf Toto Jumariono, menjabat sebagai Paban Sahli Bid Ideologi Pok Sahli Bid Idpol, sedangkan Kolonel Inf Taufiq Hanafi akan menjabat Pamen Mabes TNI.

Mayjen TNI Irwan menyampaikan, sertijab di lingkungan TNI AD merupakan proses dari pembinaan organisasi serta regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan.

“Jabatan merupakan amanah, tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik. Jabatan tersebut harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan satuan, bangsa, dan negara, terlebih kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seiring dengan pergantian Korem 043/Gatam menjadi tipe A, tampuk kepemimpinan Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam yang tadinya dipimpin pejabat dengan pangkat Kolonel digantikan dengan pejabat berpangkat Brigjen.

Oleh karena itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang rencana akan menggantikan Kolonel Inf Taufiq Hanafi yakni Kolonel Inf Toto Jumariono, S.S., M.I.Kom. dari Paban Sahli Bid. Orpol, Ormas dan LSM Pok Sahli Bid. Idpol Sahli Kasad menjadi Danrem 043/Gatam (Lampung) Kodam II/Swj (Validasi Orgas).

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/385/IV/2020 tertanggal 9 April 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 329 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 282 Pati TNI AD, 14 Pati TNI AL dan 33 TNI AU.

Dikonfirmasi mengenai pergantian Danrem 043/Gatam ini, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043/Gatam Kapten Inf Solikhul Makruf mengatakan, belum bisa mengiyakan terkait pergantian ini. Namun, untuk surat keputusannya sudah ada.

“Memang sudah ada skep (surat keputusannya, red). Tetapi untuk benar atau tidaknya belum pasti, karena kemungkinan masih bisa berubah. Kalau sudah A1 nanti dikabari,” jelasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi