oleh

Di Bandarlampung Kendaraan yang Masuk Belum Dikenakan Sanksi Putar Balik

radarlampung.co.id – Meskipun sebagian daerah telah menerapkan larangan mudik dengan menerapkan sanksi tegas putar balik, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung justru tidak demikian.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, sejauh ini belum ada penerapan sanksi bagi pengendara yang memasuki Kota Bandarlampung untuk putar balik.

“Sejauh ini belum ada data jumlah pemudik yang disuruh putar balik. Bandarlampung tidak masuk dalam wilayah yang dilarangan, contohnya daerah yang masuk dalam PSBB dan zona merah Covi-19,” katanya kepada Radar Lampung, Minggu (26/4).

Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai dengan Permenhub 25/2020 tentang larangan mudik, bahwa yang berhak melakukan penindakan yakni Kepolisian dibantu TNI.

Sedangkan, pihaknya tetap menerapkan protokol pemeriksaan kesehatan di Pos Covid-19 Kota Bandarlampung yakni di Bunderan Raden Intan Rajabasa, Gerbang Masuk Kec. Panjang, Gerbang masuk Kemiling, Exit Tol ITERA (Polsek Sukarame), TPI Lempasing (Kec. Tbt), dan Exit Tol Lematang Lampung Selatan.

Dia menyebutkan terbentuknya enam pso penjagana itu merupakam perintah langsung Wali Kota Bandarlampung Herman HN untuk menyikapi banyaknya pendatang yang masuk ke Kota Tapis Berseri.

Adapun prosedur tetap (protap) posko tersebut, sebanyak lebih kurang 10 personil gabungan dari tim kesehatan, TNI, Dishub, Pol PP, BPBD, untuk menyetop para pengendaran dan mengecek satu per satu para penumpang.

“Seluruh penumpang dan pendatang suhu tubuhnya dicek menggunakan thermo gun, ketika ditemukan ada yang bersuhu 37,5 ke atas, maka akan dilarikan ke dinas kesehatan untuk dicek lebih lanjut,” bebernya.

Petugas bertugas selama 18 jam, dan setiap harinya dibagi menjadi dua shift pagi dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, sore dimulai dari pukul 15:00 WIB sampai berakhir.

Setiap posko akan dilengkapi beberapa alat kelengkapan seperti, tenda posko, penyemprot disinfektan, termometer deteksi suhu (Thermogun), mobil ambulans, atau pelayanan kesehatan (yankes). (apr/ang)

Komentar

Rekomendasi