oleh

Pemkot Bandarlampung Akan Jemput Bola untuk Periksa Kesehatan Warga

radarlampung.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung terus melakukan pemantauan dan akan memeriksa kesehatan setiap anggota keluarga masyarakat dengan cara mendatangi setiap rumah. Hal ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, kegiatan ini tertuang dalam Surat Perintah Tugas Nomor 440/557/I.01/2020, yang ditandatangani Walikota Bandarlampung Herman HN.

Surat Perintah Tugas itu ditujukan kepada camat, lurah, kepala lingkungan, ketua RT dan tenaga media Kota Bandarlampung. “Para pamong dan seluruh tenaga medis bersama-sama menjalankan protokol Covid-19 dengan cara melakukan pemeriksaan seruluh warga dengan cara door to door,” katanya, Minggu (26/4).

Adapun isi surat perintah tugas itu, para pamong dan tenaga medis melakukan pemantauan sekaligus mengukur suhu tubuh pada setiap anggota keluarga masyarakat di lingkungan RT, kelurahan kecamatan di wilayahnya masing-masing.

Jika didapati ketidaksesuaian tehadap suhu tubuh pada anggota keluarga tersebut, maka untuk segera dirujuk pada Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Bahwa atas penanganan segala bentuk biaya pengobatan dugaan Covid-19 menjadi tanggungan Pemkot Bandarlampung,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung ini.

Selain itu, bagi para pamong dan tenaga medis yang mendapati temuan yang berkaitan dengan Covid-19, untuk segara melaporkan kepada Walikota Bandarlampung Herman HN selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung.

Upaya ini, kata Kiki -sapaan akrab Ahmad Nurizki Erwandi- mengingat banyaknya pendatang dari luar daerah yang kembali ke rumah masing-masing. “Maka ini tidak lain sebagai upaya memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Sesuai instruksi pusat bahwa Covid-19 bisa dihindari dengan cara bergotong royong,” ucapnya.

Pemeriksaan dor to dar tersebut rencananya akan dilakukan mulai Senin (27/4). “Kita harapkan juga gotong royong semua komponen masyarakat, dan inshaAllah segera mungkin Senin bisa berjalan,” pungkasnya. (apr/ang)

Komentar

Rekomendasi