oleh

Polda Terus Lakukan Penyekatan Pemudik

RADARLAMPUNG.CO.ID – Melalui operasi Ketupat Krakatau 2020, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung terus melakukan penyekatan dan mengawasi para pemudik yang nekat mudik.

Direktur Lalu Lintas (Dirtlantas) Polda Lampung Kombes Pol Chiko Ardwiatto mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap para pemudik. Dan pihaknya juga tidak segan-segan meminta para pemudik untuk berputar arah.

“Ya hingga saat ini memang sudah kita terapkan untuk melakukan pengawasan dan penyekatan terhadap para pemudik,” ujarnya, Minggu (26/4).

Namun, dirinya belum bisa membeberkan sudah berapa kendaraan pemudik yang telah dilakukan penyekatan. “Untuk sekarang kami belum merekap berapa kendaraan, hingga kini juga saya belum menerima datanya dari anggota,” ucapnya.

Ya, Polda Lampung beserta dengan Polres jajaran resmi menggelar Operasi Ketupat Krakatau 2020. Sebanyak 1.949 personel dikerahkan, dengan rincian 211 personel Polda Lampung dan 1.738 personil Polres jajaran. Operasi itu nantinya akan digelar selama 37 hari mulai dari 24 April 2020 hingga 30 Mei 2020.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Operasi Ketupat Krakatau 2020 ini bertujuan untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam rangka mengantisipasi pelanggaran mudik untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, sehingga masyarakat dapat meryakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dengan rasa aman dan nyaman.

“Dalam Operasi Ketupat Krakatau 2020 ini mengedepankan giat penegakkan hukum yang didukung dengan deteksi, preventif, dan giat banops dalam rangka menciptakan rasa aman serta memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif sebelum, saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1441 H,” ujarnya.

Dengan target operasi orang masyarakat, benda, dan tempat. “Kegiatan berlangsung di seluruh wilayah hukum Polda Lampung dan Polres Jajaran,” ucapnya.

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung akan mendirikan 70 pos pemantauan dan penyekatan untuk mengawasi masyarakat yang nekat untuk mudik. Meski, pemerintah telah menerbitkan larangan mudik untuk mencegah virus Corona.

Direktur Lalu Lintas (Dirtlantas) Polda Lampung Kombes Pol Chiko Ardwiatto mengatakan, 70 pos titik pantau tersebut nantinya akan disebar di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung. “Tujuannya pendirian pos ini untuk memantau kondisi terkini,” ujarnya, Jumat (24/4).

Namun dirinya pun belum bisa membeberkan dimana saja 70 pos titik pantau tersebut. “Kalau ada yang nekat mudik dan melalui pos-pos yang kami dirikan itu, kami akan suruh mereka untuk putar balik,” tegasnya.

Menurutnya, pemantauan dan penyekatan ini sudah jelas untuk menekan angka penyebaran virus Corona. “Nanti kami akan lakukan tindakan persuasif. Dan kami tekankan ke masyarakat kesadaran untuk taat kepada pemerintah,” katanya.

Tindakan persuasif yang akan dilakukan oleh pihaknya yakni mengecek mobil atau motor yang berasal dari pulau Jawa atau di luar daerah Lampung. “Ya nanti akan kita cek semua kendaraan yang melintas. Termasuk kesehatan pengemudi dan penumpangnya dengan menyemprot kendaraan serta menghimbau,” ungkapnya.

Chiko menambahkan, klasifikasi kendaraan yang boleh melintas yakni seperti kendaraan kesehatan, sembako, barang pangan, dan logistik. “Kendaraan-kendaraan itulah yang nanti boleh melintas,” pungkasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi