oleh

Pasien Terinfeksi Covid-19 di Lampung Bertambah, Terdeteksi Tanpa Gejala

radarlampung.co.id-Dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah. Keduanya berstatus orang tanpa gejala (OTG). Dengan demikian, pasien terkonfirmasi positif sebelumnya 42 orang kini menjadi 44 orang.

Sebanyak 10 orang diantaranya telah sembuh, lima orang wafat dan 29 orang masih mendapatkan perawatan atau isolasi.

Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana Selasa (28/4) mengatakan pasien dengan nomor 43 ini merupakan laki-laki 54 tahun berinisial S warga Pesawaran.

Pada 17 Desember melakukan perjalanan selama empat bulan di Thailand dan Malaysia melakukan dakwah tabligh akbar bersama jemaah asal Bandarlampung.

“Jadi pasien nomor 43 pernah pergi ke Malaysia dan Thailand selama empat bulan untuk melakukan dakwah bersama jemaah dari Bandarlampung. Pada 18 Maret S sampai di Bandarlampung dan kondisinya sehat,” kata Trigana Selasa (28/4).

Kemudian pada 16 April, menjalani rapid test. Hasilnya reaktif atau positif. S pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pesawaran untuk isolasi mandiri. Kemudian diambil swabnya untuk di ketahui lebih lanjut. Hasilnya keluar pada Senin 27 April dengan konfirmasi positif.

Selanjutnya, untuk pasien nomor 44 seorang laki-laki, berinisial JM berasal dari Waykanan. JM diketahui pernah menghadiri kegiatan di Gowa, Sulawesi Selatan.

Saat kedatangan pada 22 Maret lalu, seorang warga melaporkan keberadaan JM kepada Bidan Desa setempat. “Pada saat itu, JM diberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan anjuran melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Kemudian pada 16 April, JM melakukan rapid tes dan hasilnya non reaktif atau negatif. Namun dilakukan kembali rapid tes pada 22 April dan hasilnya reaktif.

“Maka saat diketahui hasil rapid tes reaktif maka dilanjutkan dengan pengambilan swab dan hasilnya dikirimkan ke Balai besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Dan hasilnya keluar pada 27 April,” tambahnya.

Selanjutnya, pada Selasa (28/4) JM menjalani isolasi mandiri yang di lakukan dirumahnya. Namun tetap dalam pemantauan tim dilapangan. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi