oleh

Aksi Koboi Oknum Bersenpi Gegerkan Warga Banjar Agung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aksi koboi jalanan terjadi di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Baradatu, Waykanan, Minggu (17/5) pagi. Pengemudi Avanza hitam nopol B 1569 EMN berulah dengan menodongkan senjata sejenis senpi ke salah satu warga setempat.

Kejadian bermula saat seorang warga, keluar rumah lantaran mendengar ribut-ribut. Ya, diketahuinya pengemudi Awanza tersebut sedang memarahi keponakannya. Namun, saat bertanya mengapa pelaku memarahi keponakannya, tiba-tiba pelaku menodongkan senpi.

“Paman saya diancam tembak oleh pengemudi mobil Avanza hitam itu dengan sebuah pistol. Akan tetapi setelah warga berupaya memidiokan kejadian itu dengan handphone, oknum yang belum diketahui identitas dan alamatnya itu langsung tancap gas menuju arah Bukit Kemuning, Lampung Utara. Warga hanya bisa memoto mobil Avanza itu dan melapor ke Polsek Baradatu,” beber Aprichardo, warga yang menyatakan pamannya telah menjadi korban penodongan.

Diceritakan, saat itu dirinya hendak pergi ke Bukit Kemuning. Kira-kira waktu menunjukkan pukul 9.30 WIB. Saat dirinya memundurkan mobil, ia mendengar klakson berkepanjangan. “Saya berhenti secara mendadak, kemudian terlihat mobil yang ngelakson, Avanza hitam, berhenti memarahi saya. Karena saya merasa tidak bersalah, saya tidak terima,” bebernya.

Seketika, sang paman keluar rumah beserta orang-orang yang ada di sekitar. “Paman saya menanyakan mengapa orang itu memarahi saya, saat itulah orang yang di dalam mobil Avanza hitam itu malah mengancam: saya tembak kamu!, sambil mengacungkan pistolnya ke arah paman saya, sehingga membuat ibu-ibu yang ikut menyaksikan langsung menjerit histetis ketakutan,” kata dia.

Saat ini dirinya sedang berada di Polsek Baradatu untuk melaporkan kejadian tersebut, dan meminta agar pihak berwajib segera melakukan tindakan guna menangkap pelaku pengancaman. “Paman saya sampai sekarang masih shock berat,” imbuhnya.

Terpisah Sam’un, anggota BPK Kampung Banjar Agung, turut mendesak aparat kepolisian setempat segera mengungkap pelaku pengancaman dengan menggunakan pistol itu. “Aparat ataupun sipil, kami minta diproses secara hukum. Karena hal ini sudah menggegerkan masyarakat Kampung Banjar Agung,” ujar Sam’un. (sah/sur)

Komentar

Rekomendasi