oleh

Walikota Herman HN Bakal Surati Pusat Perbelanjaan

 

radarlampung.co.id – Mendekati momen Hari Raya Idul Fitri 1441 H banyak warga yang mengenyampingkan imbauan protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Menyikapi itu, Walikota Bandarlampung, Herman HN akan melayangkan surat perihal mengatur jarak bagi masyarakat yang berbelanja di seluruh swalayan di wilayah Tapis Berseri.

“Pertemuan dengan Gugus Tugas hari ini, kita bagaimana lebih merapatkan barisan lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya, Senin (18/5).

Surat itu, akan dilayangkannya kepada seluruh swalayan melalui Dinas  Perdagangan (Disdag) agar pihak manajemen dapat memperhatikan dan mengatur jarak para pengunjung.

Dia menegaskan akan meningkatkan keamanan, dan lebih memperketat seluruh swalayan dan pusat perbelanjaan. “Di mal itu harus ada tempat cuci tangan, hand sanitizer dan memakai sarung tangan,” ujarnya.

Untuk sarung tangan, pihaknya dalam waktu dekat akan membagikannya kepada masyarakat yang berbelanja. “Sarung tangan saya bagikan karena masyarakat kan pegang-pegang kain. Dan atur jarak juga di dalamnya,” pungkasnya.

Salah satu terpantau, Gerai Matahari Mal Central Plaza di Kota Bandarlampung kembali dibuka untuk masyarakat umum sejak 30 April 2020. Salah satu petugas, menyebutkan, pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covvd-19 Kota Bandarlampung

Pihak mal membatasi menyediakan hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh. Selain itu, pembatasan jumlah pengunjung, hanya 300 orang saja yang ingin membeli atau sekedar memilih produk yang ada di Matahari.

Matahari Departement Store juga mewajibkan memakai masker untuk para pengunjung serta karyawannya. Jika kelihatan ada pengunjung dan karyawan yang tidak memakai masker, maka tidak izinkan memasuki gerai matahari.

Team Protokol Covid 19 Matahari Central Plaza Lampung juga mengatur jam operasional dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Managemen Matahari Mal Central Plaza juga menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di pintu masuk karyawan. Selain itu, disediakan ruang karantina barang khusus customer yang melakukan penukaran barang.

Karantina barang dilakukan selama 2 – 5 hari untuk di sterilkan di dalam gudang khusus. Disemprot menggunakan disinfektan. Serta memakai stimer, agar barang yang dikarantina terbebas dari virus. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi