oleh

Warga Kelurahan Kelapatiga Jalankan Sholat Idul Fitri Berjamaah di Depan Rumah

radarlampung.co.id – Upaya menjaga silaturahmi dan tetap menjalankan ibadah sholat idul Fitri 1441 H, Warga Kelurahan Kelapatiga Tanjungkarang Pusat (TkP) Bandarlampung melaksanakan sholat idul Fitri di depan rumah.

Ya, ratusan warga berkumpul bersama menjalankan sholat yang dilaksanakan tiap tahun itu. Sepanjang Gg.Hi.Husin dipadati warga yang melaksanakan sholat idul Fitri.

Abadi (33) salah satu warga sekitar menjelaskan, warga Hi.Husin Kelurahan Kelapatiga TkP Bandarlampung, tiap tahun melaksanakan sholat idul Fitri di jalan Raden Intan tepatnya depan Ramayana. Namun, dikarenakan ada himbauan pemerintah untuk tidak melaksanakan sholat idul Fitri di luar, sehingga dirinya bersama warga sekitar bersepakat melaksanakan sholat idul Fitri di sepanjang GG.Hi.Husin.

“Biasanya kami sholat di jalan Raden Intan. Karena dilokasi itu tidak ada sholat Ied, makanya kami melaksanakan sholat idul Fitri disini,” ungkapnya.

Sementara, Ketua RT 11 kelurahan kelapatiga TkP Bandarlampung, Romi Asmara menjelaskan, pelaksanaan sholat idul Fitri, berdasarkan masukan dari warga dan sesepuh masyarakat yang ada disekitar, sehingga Pengurus Musholla Itishomah dan para Risma bergotong-royong mengadakan sholat idul Fitri di sepanjang Gang.H.Husin.

“Biasanya warga kami melaksanakan idul Fitri di jalan Raden Intan didepan Ramayana. Karena ada himbauan dari pemerintah untuk tidak menjalankan sholat idul Fitri, para pengurus Musholla Itishomah mengadakan rapat dan menentukan melaksanakan sholat idul Fitri didepan Masjid Itishomah atau sepanjang gang Hi.Husin,” kata Romi.

Terpisah, Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah juga dilaksanakan di Desa Sumber Sari, Kelurahan Hajimena, Natar Lampung Selatan. Meski cukup banyak yang mengikuti, para jamaah tetap mengenakan masker di Masjid Nurul Iman, Hajimena, Lampung Selatan.

Pantauan Radarlampung.co.id, Sholat Ied tersebut dipimpin imam masjid Ustadz Nur Indra dimulai sejak pukul 07:00 WIB diikuti ratusan warga sekitar dengan menggunakan masker diwajahnya.

Salah satu warga sekitar, Tini (43) mengatakan tahun ini adalah tahun yang berbeda dibandingkan tahun lalu, dimana begitu terasa dari jumlah jamaah yang shalat pada tahun ini. “Alhamdulillah tahun ini kita masih bisa melaksanakan sholat Ied malah lebih terasa hikmatnya, walaupun tidak sebanyak tahun lalu banyak yang tidak pulang termasuk anak saya yang terjebak PSBB di Jakarta,” pungkasnya.(mel/yud)

Komentar

Rekomendasi