oleh

Bermain di Tangga Raja, Kakak Adik Tewas Tenggelam

radarlampung.co.id – Warga Menggala dikejutkan peristiwa meninggalnya dua orang bocah kakak beradik akibat tenggelam di Way Tulangbawang.

Keduanya yakni Pingkan Nadia (9) dan Nurfitra Sari (12), warga Kampung baru, kelurahan ujung gunung, Kecamatan Menggala.

Menurut keterangan Rahmad (23), peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIB di aliran Way Tulangbawang dekat tempat wisata budaya Tangga Raja, senin sore (25/5).

Keduanya, kata Rahmad, di duga tenggelam saat bermain air di sekitar lokasi.

“Saya kurang tau persis, sepertinya karena bermain air di sekitar tangga raja,” katanya.

Namun, lanjutnya, orang pertama yang mengetahui kakak beradik tersebut tenggelam adalah sekelompok remaja yang saat itu sedang nongkrong di dekat tangga raja.

“Salah satu dari mereka melihat ada tangan muncul tenggelam di air. Lalu mereka berlari ke sungai untuk mencoba menyelamatkan,” ungkapnya.

Tidak lama dari itu, warga setempat yang mengetahui peristiwa tersebut lalu membantu untuk menyelamatkan kakak beradik tersebut.

Namun sayang, saat ditemukan jadinya sudah tidak sadarkan diri. Warga lalu membawanya ke klinik terdekat.

“Namun begitu sampai klinik sudah tidak tertolong,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Menggala Iptu Mangara Panjaitan mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro mengatakan, pihaknya yang mengetahui peristiwa tersebut lalu melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekira pukul 13.30 WIB. Kedua korban bersama A (5) yang merupakan adik kandung mereka, pamit dari rumah untuk jalan-jalan merayakan Idul Fitri 1441 H menuju lokasi wisata tangga raja.

“Disana, para korban lalu mandi di aliran sungai Tulangbawang. Sekira pukul 15.30 WIB, saksi A melihat para korban tenggelam di aliran sungai tersebut, sehingga saksi berteriak meminta tolong kepada warga,” terang Kapolsek.

Warga sekitar TKP yang mendengar teriakan itu langsung menolong kakak beradik yang tenggelam. Keduanya berhasil di evakuasi dan langsung dibawa ke Klinik Mandiri yang ada di jalan I, Lingkungan Ujung Gunung Ilir, Kelurahan Ujung Gunung.

“Namun nyawa para korban sudah tidak bisa tertolong lagi dan dinyatakan MD (meninggal dunia),” ungkap Iptu Mangara.

Saat ini jenazah keduanya masih disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat esok hari Selasa (26/05). (nal/wdi)

Komentar

Rekomendasi