oleh

Lusa, WFH di Bandarlampung Selesai

radarlampung.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung belum mengeluarkan informasi terkait perpanjangan Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam mengatakan bila merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) No.54/2020 tentang tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah, maka batas waktu WFH bagi ASN berlangsung hingga 29 Mei 2020 mendatang.

“Ya, sesuai surat edaran Menpan-RB yang terbaru No. 54/2020, maka, WFH bagi ASN Pemkot masih berlaku sesuai SE Walikota. Untuk perubahan selanjutnya, tentu menunggu arahan dari pusat,” katanya, Rabu (27/5).

Sebelumnya, Walikota Bandarlampung mengeluarkan SE bagi ASN bekerja dari rumah (work from home) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Putusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Bandarlampung tertanggal 24 maret 2020, Nomor 443/452/IV.06/2020, tentang antisipasi penyebaran virus corona bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, SE itu atas dasar menindaklanjuti keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020, Surat Edaran Menpan-RB Nomor 19 Tahun 2020, Surat Edaran Gubernur Provinsi Lampung, dan Surat Edaran Wali Kota Bandarlampung tanggal 14 Maret 2020.

“Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Bandarlampung seluruh ASN dapat melaksanakan tugas pekerjaan dinas di rumah masing-masing, bukan libur), dengan ketentuan tidak mengurangi kinerja masing-masing OPD,” kata Kepala Dinas Kominfo Bandarlampung ini, Kamis (26/3).

Dijelaskan, seluruh pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, kecamatan dan kelurahan tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Untuk pelaksana atau staf dapat bekerja dirumah mulai tanggal 26 maret 2020 sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian.

“Untuk staf atau pelaksana dengan catatan, tetap berada dirumah masing-masing, tidak diperkenankan keluar kota, dapat dihubungi sewaktu-waktu khususnya pada jam kantor, selalu berkoordinasi secara terus menerus dengan pejabat terkait,” ujarnya.

Surat edaran tersebut juga berlaku pada pelaksana atau staf di OPD yang tetap harus bertugas diantaranya yaitu. BPBD, BPPRD, DPMPTSP, BPKAD, Disdukcapil, Satpol-PP, Dinas PU, Dishub, Dinas Pertanian, DLH dan Dinas Kesehatan.

“Jadi staf atau ASN OPD diluar dari yang telah disebutkan itu diperbolehkan untuk melaksanakan tugas kantor dirumah, namun dengan catatan hal-hal yang bersifat teknis lebih lanjut diatur oleh masing-masing pejabat tinggi pratama atau kepala OPD,” urainya.

Meskipun Walikota Bandarlampung mengeluarkan surat edaran Work from Home bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung. Namun, ada pengecualian, bagi 11 unit pelaksana atau OPD.

Adapun 11 OPD yang tetap bekerja seperti biasa yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daereh, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Badan Polisi Pamong Praja (Piket, Lalin, Satgas).

Dinas Pekerjaan Umum (PPJ dan Petugas Khusus), Dinas Perhubungan (Lalin dan Parkir), Dinas Pertanian (Petugas Siram Taman), Dinas Lingkungan Hidup (Petugas Kebersihan) dan Dinas Kesehatan (Puskesmas Rawat Inap, Rawat Jalan, Puskesmas Pembantu, Puskeskel).

Kiki -sapaan akrab Nurizki Erwandi- mengatakan, staf OPD, seluruh pejabat tinggi pratama atau kepala OPD, administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) tetap melaksanakan tugas seperti biasa.

“Hal-hal yang bersifat teknis lebih lanjut diatur oleh masing-masing pejabat tinggi pratama (JTP) atau Kepala OPD,” tandasnya.

Walikota Bandarlampung, Herman HN beberapa waktu lalu juga telah memperpanjang libur seluruh sekolah di Bandarlampung, hingga 12 April 2020 mendatang. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi