oleh

Yonif 9 Marinir Bersama Universitas Teknokrat Indonesia Panen Raya Ketahanan Pangan

radarlampung.co.id – Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir Beruang Hitam bersama Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan, Rabu (27/5).

Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir, Letkol Marinir James Munthe, M.Tr (Hanla), M.M. mengatakan, seluas 2 hektare dari total 3.5 hektare lahan telah siap dipanen. Hal jni, sebagai salah satu inovasi kesatuan dalam mensukseskan program ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lingkungan kesatrian,

“Panen raya ini merupakan panen raya pertama di lokasi Yonif 9 Marinir, Ada 10 kelompok tani yang kita bina mulai menempati Yonif 9 Marinir,” ungkapnya.

Danyonif Letkol Marinir James Munthe juga turut mengapreasisi dukungan prajurit yang turut andil dalam mensukseskan program tersebut. “Kedua, di tengah pandemi covid-19 saya merasa bangga memiliki prajurit Yonif 9 Marinir yang begitu loyal dan luar biasa. Prajurit beruang hitam masih bisa berkreasi dan inovasi untuk membangun mewujudkan jalan yang selama ini dinantikan seluruh prajurit,” ungkapnya.

James Munthe mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang dilakukan oleh kesatuan bersama Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). “Kami juga mengucapkan terimakasih kepada UTI bahwa pembangunan Jalan di Yonif 9 Marinir sudah berkoordinasi bagaimana teknis pembangunannya. Sangat banyak bantuan yang diberikan UTI termasuk kemarin bantuan masker dan donor darah,” terangnya.

Sementara, Ketua Yayasan Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, juga mengucapkan terimakasih kepada Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS yang telah mengundang UTI dalam acara panen raya ketahanan pangan tersebut.

“Kami dari UTI pada hari ini mengucapkan terimakasih kepada Komandan Marinir yang sudah mengundang kami untuk menyaksikan peresmian jalan dan beberapa bidang ketahanan pangan seperti perkebunan, pertanian, perikanan,” jelasnya.

“Kami juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin dimomen Hari Raya ini kalau ada kesalahan selama kita berhubungan karena kami sudah bekerjasama dimulai dari bakti sosial, donor darah, dan yang akan kita kerjakan yaitu pelatihan,” sambungnya.

Kedepan kerjasama yang akan kembali dilakukan antara UTI dan satuan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS adalah pelatihan kemampuan bahasa dan komputer. “Ada dua pelatihan yang akan diikuti yaitu bahasa inggris dan komputer yang rencananya akan dilaksanakan 3 kali dalam seminggu. Rencananya akan dibagi dalam dua kelompok pagi-siang dan siang-sore. Kita buat 3 bulan terlebih dahulu kemudian nanti akan dievaluasi,” jelas Mahathir.(rls/yud)

Komentar

Rekomendasi