oleh

Belasan KPM di Pringsewu Mundur Dari Program BST

radarlampung.co.id – Sebanyak 11 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari enam pekon di Kecamatan Ambarawa menyatakan mengundurkan diri secara sukarela dari program Bantuan Sosial Tunai (BST).

Kepala Dinas Sosial Pringsewu Bambang Suhermanu mengungkapkan hal tersebut saat launching Layanan Pengaduan Bansos Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Bersahaja di Balai Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kamis (28/5). Kegiatan ini bersamaan dengan Gerakan Moral Sosial Pengunduran Diri Penerima Bantuan Sosial.

Mundurnya warga atas kesadaran sendiri itu mendapat apresiasi dari Bupati Pringsewu Sujadi Saddat. “Apresiasi kepada masyarakat yang secara ikhlas tidak lagi menerima bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Bupati berharap sikap yang diambil warga  tersebut bisa menjadi contoh dan pesan moral bagi masyarakat yang telah mempunyai tingkat ekonomi lebih baik dari sebelumnya.

Sujadi yang hadir bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Andi Wijaya, Camat Ambarawa Sutikno beserta kepala pekon dan tim SLRT, pendamping PKH dan PSM kecamatan mengatakan, launching  kedua gerakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi virus Corona.

Yaitu memberikan bantuan sosial dalam berbagai bentuk secara langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat yang tercatat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non-DTKS.

Pemkab Pringsewu, melalui Dinas Sosial juga telah menyiapkan layanan pengaduan melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dengan nomor 085216166161.

“SLRT ini berfungsi untuk mengidentifikasi dan menangani keluhan serta melakukan rujukan, mencatat kepesertaan dan kebutuhan program bagi masyarakat,” jelas Wakil Bupati Fauzi. (sag/mul/ais)

Komentar

Rekomendasi