oleh

Pekan Depan, Pembangunan Flyover Jalan Sultan Agung Dimulai!

radarlampung.co.id – Pembangunan flyover Jalan Sultan Agung, Kota Bandarlampung akan dimulai dikerjakan di lokasi titik nol mulai awal Juni 2020.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Bandarlampung, Dedy Sutiyoso mengatakan, pelaksanaan pembangunan flyover tersebut, sebenarnya telah dilakukan sejak Maret 2020, usai penandatanganan kontrak kepada perusahaan yang memenangkan tender. Namun, untuk mengefektifkan waktu disaat pandemi Covid-19, balok-balok girder flyover terlebih dahulu dibangun di gudang perusahaan pemenang tender.

“Ya sebenarnya, prosesnya sudah berjalan. Pemenang tender terlebih dahulu mencetak balok-balok girder di gudang mereka. Jadi, pas Juni ini, baru mulai pekerjaan di titik nol di Jalan Sultan Agung, tepatnya, di dekat Mal Boemi Kedaton sampai ke jalan sebelum Kantor Radar Lampung,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, mula-mula pengerjaan di lokasi titik nol, pihaknya akan melakukan pemotongan pohon berkoordinasi dengan dinas pertanaman dan membersihkan pedagang kaki lima yang berada di lokasi. “Ini kita tak ada pembebasan lahan. Dan sepanjang pembangunan itu, itu milik kita. Jadi mereka yang buka dagangan disana. Tentu bersedia membongkar usahanya,” ucapnya.

Dedy menyebutkan, pembangunan flyover tersebut akan selesai pada akhir tahun ini, sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. “InsyaAllah selesainya akhir Desember 2020. Sesuai dengan perjanjian kontraknya seperti itu. Saya rasa tidak ada kendala apapun,” harapnya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tahun 2020 merencanakan pembangunan mega proyek flyover di Jalan Sultan Agung.

Berdasarkan informasi di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bandarlampung tahun anggaran 2020, tender pembangunan Flyover Sultan Agung dimenangkan oleh PT Adiguan Agugrah Abadi dengan hasil negosiasi sebesar Rp34,6 miliar lebih.

Untuk tender pengawasan, pemenang tender yakni PT Akbar Jaya Konsultan yang beralamat Perum Bumi Puspa Kencana Blok EE No. 14 Gedong Meneng, Rajabasa dengan nilai hasil negosiasi tender Rp779,9 juta. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi