oleh

Sejumlah Barang Terkait Pencurian Kapal WNA Australia Ditemukan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pihak Polda Lampung tengah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengungkap kasus perampasan barang di kapal milik Warga Negara Asing (WNA) berbendara Australia.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad kini telah berkoordinasi dengan Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Sumsel melalui Kasatpolair OKI Polda Sumatera Selatan.

“Kita ketahui bahwasanya tempat kejadian perkara (TKP) tindak pidananya terjadi di wilayah perairan Provinsi Sumsel. Nah, jadi ditindaklanjuti di sana sesuai dengan wilayahnya,” ujar Pandra -sapaan akrabnya-, Kamis (28/5).

Hingga kini, lanjut Pandra, pihak Ditpolair Polda Sumsel telah berhasil mengamankan barang bukti GPS milik perahu WNA tersebut. “Berikut juga mesin 8 PK, TV, perahu stenlis tanpa mesin, tali kapal layar juga satu alat pemancar,” jelasnya.

Namun, pihak Ditpolair Polda Sumsel belum berhasil meringkus para tersangka dikarenakan terlanjur melarikan diri. “Kini masih dalam pengejaran Polda Sumsel. Tentunya kita (Polda Lampung, red) juga ikut memonitor,” bebernya.

Tidak hanya itu, selain kehilangan beberapa komponen kapal, korban juga kehilangan uang sebesar Rp700 dolar Australia. “Kerugian korban ini memang cukup banyak,” jelasnya.

Termasuk juga alat navigasi, handphone, dokumen kapal, paspor, bahan makanan juga alat masak korban.

“Kronologisnya kapal WNA jenis Hoopla ini dipepet dua kapal para pelaku. Pelakunya lebih dari satu orang, dari keterangan korban ada 10 pelaku. Salah satu menggunakan senjata api,” ucapnya.

Dalam kejadian itu, korban sempat menekan tombol keselamatan pelayaran atau juga bisa disebut EPIRB (Emergency Position Indicating Reported Beacon). “Alatnya mati karena sumber tenaganya diambil para pencuri itu. Signal emergency tersebut dapat diterima oleh IMO (International Maritime Organization) dan diteruskan kepada Kedubes Australia di Jakarta. Lalu kemudian pihak Kedubes Australia meneruskan info tersebut kepada instansi terkait,” katanya.

Termasuk juga ke Mabes Polri kemudian diteruskan ke Ditpolair Polda Lampung dengan dibantu oleh Polres Tulangbawang. “Nah, jadi korban pun berhasil diselamatkan walaupun sempat terombang ambing,” pungkasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi