oleh

Pelaku Pelempar Bom Molotov Kediaman ASN Pengadilan Tinggi Masih Bebas Keluyuran

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pihak kepolisian dari Polresta Bandarlampung hingga kini masih kesulitan mencari pelaku pelempar bom molotov di rumah salah satu Kasubbag Kepegawaian dan TI Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang Aznel Mahendra.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Effendy mengatakan, pihaknya juga kini masih melakukan pemeriksaan beberapa saksi-saksi.

“Ya, ada beberapa saksi yang masih kita periksa,” ucapnya, Jumat (29/5) malam.

Menurutnya, pihaknya masih melakukan lidik terhadap kasus pelemparan bom molotov tersebut. “Proses masih lidik, karena kan di tempat kejadian perkara (TKP) kita ada menemukan barang bukti seperti botol yang masih lengkap dengan sumbu, bensin, dan pecahan kaca botol,” jelasnya.

Menurut mantan Kapolsek Natar ini, dari dugaan sementara kasus ini seperti permasalahan pribadi. “Kami duga ini murni memang ada permasalahan pribadi saja,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, orang tidak dikenal melempari kediaman Aznel, dengan benda diduga bom molotov, Rabu (27/5). Aparat kepolisian masih memburu pelaku pelemparan di rumah yang berlokasi di Perumahan Kedaton Asri, Gunungsulah, Sukarame, Bandarlampung tersebut.

Informasi yang dihimpun, pelemparan terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu terlihat bekas api di dinding rumah.

Menurut Alvin, salah seorang tetangga Aznel, awalnya ia mendengar suara pecahan kaca dan bunyi keras.

“Pertama, saya denger ada suara kaca pecah sama suara meledak gitu. Terus langsung keluar rumah,” kata Alvin.

Pemuda 20 tahun ini melihat kobaran api cukup besar dan menyambar pohon. “Saya lihat api sudah besar. Asapnya pekat. Sampe ke pohon-pohon segala nyambernya,” ujarnya.

Lantas Alvin dan warga lain mengambil air untuk memadamkan api. “Ada sekitar setengah jam (memadamkan api),” sebut dia. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sukarame.

Kapolsek Sukarame Kompol Elvinater Sialagan mengungkapkan, pihaknya masih mengejar pelaku pelemparan. “Belum (terungkap). Masih kita selediki. Orangnya mengenakan masker,” kata Elvinater.

Menurut dia, bagian rumah Aznel rusak. Saat kejadian, pemilik tidak ada di rumah. “Hanya depan rumah saja yang rusak. Kerugian belum tahu. Masih cari informasi sama yang punya rumah,” ujarnya. (ang/mel/sur)

Komentar

Rekomendasi