oleh

Darmajaya Bicara Perangkat Lunak untuk Tetap Produktif Selama WFH/SFH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aplikasi berkualitas, terjangkau, bahkan gratis semakin tersedia dalam mendukung work from home (WFH) dan study from home (SFH).

Hal itu terungkap dalam Webinar Darmajaya Bicara “Perangkat Lunak untuk Tetap Produktif selama WFH/SFH”. Webinar diisi oleh pemateri Dr. Eng. Akhmad Unggul Priantoro, B.Eng., M.Eng., dan dimoderatori oleh Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., dan diikuti sejumlah peserta dari berbagai daerah.

Akhmad Unggul Priantoro mengatakan, untuk tetap produktif dalam WFH dan SFH maka jadwalkan aktivitas sesuai dengan irama kerja normal sehari-hari.

“Hilangkan distraksi (gangguan konsentrasi), jaga kesehatan dengan makanan sehat, olahraga, istirahat cukup dan menghindari stress, serta memanfaatkan perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya Senin (1/6).

Dosen Tetap Magister Teknik Informatika IIB Darmajaya ini juga menerangkan tentang free software yang dapat digunakan dalam WFH dan SFH.

“Jadi free software lebih berorientasi kepada kebebasan bukan harga. Kebebasan untuk mengontrol program dan apa yang dilakukannya untuk pengguna,” ujarnya.

Menurutnya, Microsoft Suite dan Google Suite menyediakan fasilitas untuk pendidikan dalam jaringan (daring).

“Mengedit dokumen, kolaborasi, dan penyimpanan data (cloud) dengan menggunakan aplikasi yang sesuai akan membantu kita untuk lebih produktif dalam berkarya,” terangnya.

Unggul –biasa dia disapa– ketika menjawab pertanyaan peserta lebih merekomendasikan Google Suite karena lebih terintegrasi, sehingga jadwal yang di-share dapat dengan mudah terlihat di Google Calendar. “Kedua perangkat lunak tersebut kurang lebih memiliki fitur hampir sama,” bebernya.

Terpisah, Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika IIB Darmajaya Dr. Sutedi, M.T.I., mengatakan bahwa pemilihan tema webinar kali ini disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Dengan webinar ini, kita ingin membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat, tentang pemanfaatan perangkat lunak untuk membantu penyelesaian pekerjaan di masa Covid-19 secara efektif, tanpa harus melanggar protokol kesehatan dengan biaya yang terjangkau bahkan gratis,” ungkapnya.

Harapannya peserta dapat mengubah mindset yang dulunya selalu bekerja menggunakan aplikasi desktop, mulai beralih ke aplikasi cloud yang memungkinkan kolaborasi dalam bekerja (teamwork) tetap dapat dilakukan meski berada di tempat berjauhan. (rur/rls/sur)

Komentar

Rekomendasi