oleh

Menurun, Enam Bulan, 133 Kasus DBD di Tanggamus

radarlampung.co.id – Hingga Juni, tercatat 133 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tanggamus. Jumlah ini lebih rendah dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 210 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dirhamsyah Riva’i mewakili Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Taufik Hidayat mengatakan, saat ini tren DBD terbilang menurun dibanding awal tahun. Namun masyarakat diminta tetap waspada dan tidak terlena.

“Kasus DBD tinggi di Januari hingga Maret. Ini karena curah hujan tinggi. Untuk April hingga awal Juni, tren-nya bisa dikatakan menurun. Namun bisa lagi tinggi jika ke depan curah hujan tinggi lagi. Masyarakat harus terus waspada,” tegas Dirhamsyah, Selasa (2/6)

Dilanjutkan, tertinggi ada di wilayah kerja Puskesmas Kotaagung dengan 16 kasus. Kemudian wilayah Puskesmas Pulaupanggung dengan 14 kasus dan Puskesmas Rantau Tijang sebanyak 12 kasus.

“Lalu tiga puskesmas belum ada kasus DBD. Yakni di wilayah kerja Puskesmas Kelumbayan, Puskesmas Kelumbayan Barat dan Puskesmas Ngarip, Kecamatan Ulubelu. Kasus kematian nihil,” urainya.

Dirhamsyah mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta melakukan 3M plus.

“Di samping cara tersebut, juga lakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Sebab itu cara terampuh untuk mencegah DBD. Konsumsi makan-makanan bergizi seimbang untuk kekebalan tuhuh sehingga tidak mudah terserang penyakit,” pungkasnya. (ehl/ral/ais)

Komentar

Rekomendasi