oleh

Pembangunan Flyover Jalan Sultan Agung Dimulai

radarlampung.co.id – Pembangunan flyover Jalan Sultan Agung, Kota Bandarlampung mulai dikerjakan di lokasi titik nol. Terlihat Dinas Pekerja Umum (PU) Kota Bandarlampung melakukan pengecekan dan pengukuran pelaksanaan pembangunan.

Pengecekan lokasi di titik nol sepanjang 200 meter dan lebar 11 meter itu, dikomdoi secara langsung Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung, Dedy Sutiyoso, Selasa (2/6).

Dedy menjelaskan, tahap pertama pengerjaan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Badan Pol PP Kota Bandarlampung untuk mensterilisasi pinggiran jalan, guna diperlebar.

“Kita akan surati Banpol PP untuk sterilisasi. Tembusannya camat dan lurah setempat. Kemudian, kita juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk pemangkasan pohon-pohon,” katanya kepada Radar Lampung, di lokasi.

Ini Titik Batas atau titik nol pembangunan flyover jalan Sultan Agung Wayhalim Bandarlampung

Dedy menyebutkan, pelaksanaan pembangunan flyover tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak Maret 2020 usai penandantanganan kontrak kepada perusahaan yang memenangkan tender. Namun, untuk mengefektifkan waktu disaat pandemi Covid-19, balok-balok girder flyover terlebih dahulu dibangun di pabrik perusahaan pemenang tender.

“Ya sebenarnya, prosesnya sudah berjalan. Pemenang tender terlebih dahulu mencetak balok-balok girder di pabrik mereka. Jadi, pas Juni ini, baru mulai pekerjaan di titik nol di Jalan Sultan Agung, tepatnya, di jalan dari Mal Boemi Kedaton sampai ke jalan sebelum Kantor Radar Lampung,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, mula-mula pengerjaan di lokasi titik nol, pihaknya akan melakukan pemotongan pohon berkoordinasi dengan dinas pertanaman dan membersihkan pedagang kaki lima yang berada di lokasi. “Ini kita tak ada pembebasan lahan. Dan sepanjang pembangunan itu, itu milik kita. Jadi mereka yang buka dagangan disana. Tentu bersedia membongkar usahanya,” ucapnya.

Dedy menyebutkan, pembangunan flyover tersebut akan selesai pada akhir tahun ini, dengan panjang 200 meter dan lebar 11 meter, sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. “InsyaAllah selesainya akhir Desember 2020. Sesuai dengan perjanjian kontraknya seperti itu. Saya rasa tidak ada kendala apapun,” harapnya.

Diketahui sebelumnya, Berdasarkan informasi di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bandarlampung tahun anggaran 2020, tender pembangunan Flyover Sultan Agung dimenangkan oleh PT Adiguan Agugrah Abadi dengan hasil negosiasi sebesar Rp34,6 miliar lebih. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi