oleh

Lama Menunggu Panen Jagung, Petani Cari Tambahan Dengan Mencuri Motor

radarlampung.co.id – Gabungan Unitreskrim Polsekta Telukbetung Selatan dan Polsekta Panjang membekuk Hasanudin (39), warga Sekampung Udik, Lampung Timur.

Dalam penangkapan yang berlangsung Sabtu (6/6) tersebut, tersangka pencurian kendaraan bermotor ini mendapat hadiah timah panas di kaki kanan. Sementara rekannya IY, masih dalam pencarian.

Kapolsekta TbS Kompol Hari Budiyanto mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi seorang pemilik toko. Di mana, ada dua orang yang diduga mencuri motor di dekan toko.

“Tersangka ditangkap setelah melakukan pencurian. Sebelumnya kita melakukan penyekatan,” kata Hari saat ekspose di Mapolsekta TbS, Selasa (9/6).

Dilanjutkan, pengakuan Hasanudin, ia sudah dua kali beraksi. Di wilayah Sukarame dan TbS. “Kami masih mengembangkan kasus ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau IY segera menyerahkan diri. “Kita minta kepada rekannya untuk segera menyerahkan diri. Karena kita sudah tahu identitas dan tempat. Kalau tidak, kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Sementara Hasanudin mengatakan baru dua kali mencuri. Ia juga mengaku tidak mengetahui bagaimana motor curian itu dijual.

“Ini punya (tugas menjual motor curian) IY. Saya terima bersih saja Rp1,3 juta. Dijual Rp3 juta. Nggak tahu sama siapa. Tapi di Sekampung Udik juga,” kata Hasanudin.

Lelaki yang memiliki pekerjaan sebagai petani jagung ini menyatakan hanya bertugas mengawal IY setelah berhasil mendapatkan motor curian.

“Saya yang bawa motor. Kalau IY udah metik (mengambil motor, Red), saya ngikutin dari belakang,” ujarnya.

Hasanudin mengaku ikut mencuri motor lantaran hasil panen jagung setiap tiga bukan sekali tidak begitu memuaskan.

“Kalau jagung kan, lama panennya. Kalau ini (mencuri motor, Red), cuma dua harian dapat hasil. Ambil (mencuri, Red) motor di depan ruko. Sasarannya motor BeAt,” ungkapnya. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi