oleh

Swiss-Belhotel Siapkan Penyelenggaraan Wedding dengan Skema New Normal

radarlampung.co.id – Industri yang mulai merasakan dampak dari pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya Lampung tidak sedikit. Salah satunya, industri perhotelan dan wedding. Ini lantaran adanya larangan penyelenggaraan pernikahan dengan jumlah besar.

Belum lagi, penyebaran virus corona juga membuat sejumlah calon pengantin dan keluarga merasa khawatir jika harus menggelar resepsi pernikahan. Hal ini jelas membuat wedding industri mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan situasi normal.

Demi mendongkrak kembali wedding industri yang juga berkaitan erat dengan industri perhotelan, Swiss-Belhotel Lampung bekerja sama dengan para pekerja di wedding industri lain yaitu Basic Wedding Concept, St Marry Decoration, Kokoromoto dan Veren Veronica. Kerjasama ini, untuk mencari solusi dalam beradaptasi dengan era new normal yang ditetapkan pemerintah.

Sales Manager Swiss-Belhotel, Basri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah membuat simulasi penyelenggaraan Wedding New Normal dengan protokol kesehatan yang akan disampaikan kepada pasangan calon pengantin, keluarga, teman dan masyarakat Lampung.

“Banyak hal yang berbeda pastinya. Karena kan ini sebagai upaya kita mematuhi peraturan pemerintah dalam segi new normal. Jadi dari pihak hotel mau nggak mau harus mengikuti semua. Karena bisnis wedding kan harus tetap berjalan,“ katanya kepada radarlampung.co.id, Kamis (11/6).

Dia menjelaskan, dalam penyelenggaraan wedding tersebut, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan yang ada. Seperti mewajibkan jaga jarak, penggunaan masker, mencuci tangan sebelum masuk ke area hotel, pengukuran suhu badan hingga penyemprotan disinfektan.

“Tujuannya untuk melindungi baik konsumen yang mempunyai acara atau pun dari karyawan hotel itu sendiri. Agar masyarakat tidak lagi khawatir saat ingin menyelenggarakan wedding di hotel,“ jelasnya.

Di samping itu, Swiss-Belhotel Lampung juga memberlakukan pembatasan jumlah maksimal tamu yang dapat menghadiri acara wedding. “Umumnya pihak keluarga pasti telah berkoordinasi dengan EO yang akan menyiapkan ritme. Misalnya untuk 500 undangan, akan kita buat skema agar tamu bisa dibagi dalam dua waktu yang berbeda,“ katanya.

Swiss-Belhotel Lampung juga tidak memberikan tambahan biaya meski penggunaan gedung jelas akan memakan waktu lebih lama. “Karena ketika konsumen melakukan pemesanan paket wedding, maka yang bersangkutan dapat menggunakan gedung kita mulai dari jam 8.00 pagi sampai jam 22.00 malam,“ katanya.

Lebih jaub dia mengatakan, secara keseluruhan, di tahun 2020 ini, Swiss-Belhotel Lampung memiliki total 30 wedding yang sudah melakukan DP maupun full payment. Sepanjang bulan Januari hingga Maret 2020, pihaknya baru menyelenggarakan sebanyak 6 wedding.

“Pandemi ini sendiri baru dimulai di pertengahan Maret 2020, sehingga masih ada sebanyak 24 wedding lagi yang sebagian memilih untuk dilaksanakan di 2021 dan sebagian tetap dilaksanakan di 2020 ini,“ tandasnya.

Selama pandemi covid-19 ini, Swiss-Belhotel Lampung juga terus berupaya memberikan sejumlah benefit bagi tamu dan pengunjung setianya. Yakni dengan memberikan harga yang ekonomis dan fleksibel bagi konsumen.

“Harapannya dengan begitu, masyarakat juga terbantu yang mungkin punya bujet terbatas tapi akhirnya bisa menggelar di Swiss-Belhotel. Selain di Ballroom, kita juga menawarkan paket wedding outdoor di swimming pool maupun di area kolam ikan di lantai dasar,“ pungkasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi