oleh

Ini Kata Ketua DPC Partai Gerindra Kota Soal Balonkada yang Akan Diusung

radarlampung.co.id – DPC Partai Gerindra di beberapa daerah sudah mengklaim akan mengumumkan keputusan relomendasi bakal calon (Balon) Kepala Daerahnya. Namun,  sepertinya belum untuk di Kota Bandarlampung.

Diketahui,  DPC Partai Gerindra Kota Bandarlampung, menyetorkan dua nama Balon walikota ke DPP. Yakni Eva Dwiana Herman HN dan Rycko Menoza. Di mana,  Gerindra merupakan parpol yang melakukan penjaringan secara tertutup. Kendati demikian, usulan nama itu tidak disertai dengan usulan Balon Wakil.

Ketua DPC Partai Gerindra kota Bandarlampung,  Andika Wibawa mengatakan,  meski beberapa daerah telah mengklaim pekan depan akan mengeluarkan pengumuman rekomendasi kada,  dia mengaku hingga kini belum ada pemberitahuan resmi terakit hal tersebut dari DPP. “Enggak tahu,  saya rasa tidak ada penjadwalan semua putusan udah kita serahkan ke DPP, ” ujarnya,  Jumat (12/6).

Dia juga mengaku belum mengetahui kapan DPP bakal mengeluarkan surat rekomendasi terhadap balon kada di Lampung,  khususnya di Kota Bandarlampung. Yang jelas,  saat ini,  sesuai dengan hasil kesepakatan bahwa ada dua nama yang dikirim ke DPP sebagai Balon Wali Kota Bandarlampung.

“Masalah pengunmuman kapan belum tau saya kita tunggu tanggal mainnya saja. Namanya, politik hitungan detik bisa berubah. Tergantung para calon nanti lobi-lobi di DPP. Usulan itu bukan surat keputusan mengikat jadi masih bisa berubah.  Sekarang silahkan para calon berjuang kita hanya mengaminkan saja, ” kata dia.

Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Bandarlampung, Imam Santoso Sugiarto mengatakan,  memang tidak ada Balon Wakil yang diusulkan.  “Ya kan memang yang diusulkan Balon Wali Kota saja,”ucapnya.

Duketahui, Gerindra mengantongi tujuh kursi di legislatif. Tentunya itu merupakan nilai tawar yang bagus untuk menentukan hasil lobi-lobi antara kedua nama yang diusulkan ke pusat. Catatan,  kursi penuh berjumlah 10. Artinya,  dengan modal 7 kursi itu,  Gerindra hanya bisa menambah sedikit kursi saja untuk bisa berlayar mandiri.

Nah,  jika memang Gerindra tidak mengusulkan nama wakil,  kemungkinan besar partai besutan Prabowo Subianto ini pun menginginkan kursi BE 2 A. Kemungkinan itu tidak ditampik oleh Imam. Hanya saja,  dia mengaku memang pihaknya tidak bernafsu untuk memasangkan kader internalnya,  ke dua nama yang diusulkan tersebut.

“Ya bisa saja. Ada Ketua (Andika Wibawa). Tapi saya kira dia juga tidak fokus ke sana. Jika memang ada keputusan DPP bisa. Tapi kalau tidak juga tidak ada masalah, ” kata dia.

Mengenai siapa yang berpeluang antara kedua nama yang diusulkan, Imam mengaku belum bisa menjawab. Sebab, nantinya jika memang sudah ada pembahahasan di DPP,  pihaknya akan dipanggil. “Tentunya DPC akan dipanggil dan diklarifikasi oleh DPP. Misalnya, kenapa mengusulkan dua nama itu dan sebagainya lah. Nah, kalau kita sudah dipanggil, biasanya ya tidak memakan waktu lama, rekomendasi keluar. Saya kira, partai lain juga begitu,” pungkasnya (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi