oleh

Kejari Siap Tindak Penyelewengan Dana Covid-19

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Bandarlampung melakukan pendampingan penggunaan dana Covid -19. Dalam hal ini, Kejaksaan Negeri Bandarlampung bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung Yusna Adia. Menurutnya Kejari Bandarlampung telah bekerjasama dengan Pemkot Bandarlampung dalam penanganan dana Covid-19.

“Berdasarkan instruksi Jaksa Agung dan Jam Datun, Kejaksaan harus berperan aktif dalam pendampungan dana Covid-19. Alhamdulilah ini sudah kami lakukan dengan Pemkot,” ucapnya, Kamis (18/6).

Lalu, apakah ada laporan terkait penanganam dan Covid-19 sejauh ini? Yusna mengaku tidak ada, sebab penggunaan dana Covid-19 selain Kejaksaan, juga didampingi berbagai elemen. Ada BPKP, Inspektorat, dan lainnya.

“Kita sama-sama membangun, insyaAllah tidak terjadi penyimpangan di sini,” ucapnya.

Datun sendiri menurut Yusna melakukan pendampingan dana Covid-19 sekitar Rp80 miliar dari 11 OPD yang ada di Kota Tapis Berseri. “Istilahnya pendampingan Datun di sini, kita melakukan pendampingan preventif, pencegahan. Kita selalu bersinergi terutama dengan Inspektorat apabila terdapat kendala atau hal-hal diperlukan pembahasan bersama dalam pendampingan ini,” jelasnya.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam pendampingan ini sendiri, menurut Yusna Bidang Datun melakukan monitoring dan saling memberikan serta menyampaikan informasi dengan Pemkot.

“Jadi Datun monitoring sudah sejauh mana, misal perkembangannya. Pemkot juga proaktif memberikan data bila di perjalanan menemukan kendala. Kemarin waktu pembagian beras oleh Dinsos, Datun mendampingi,” ujarnya.

Yusna pun mengaku siap menindak tegas jika ada penyelewengan. “Ini kesepakan bersama, makanya semua stakeholder ada di dalamnya supaya tidak terjadi penyimpangan dan penyaluran tepat guna dan tepat sasaran,” tutupnya. (pip/sur)

Komentar

Rekomendasi