oleh

Tanggapi Soal Dugaan Korupsi Dana Covid-19, Zaiful : Saya Serahkan ke Aparat Hukum

radarlampung.co.id-Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari kembali angkat bicara terkait pemberitaan yang menyudutkan dirinya yang sempat ditayangkan oleh sebuah situs berita online. Dalam berita tersebut Zaiful disebut terlibat dalam dugaan korupsi dana covid-19.

Belakangan Kabag Umum Setkab Lampung Timur Tri Wahyu Handoyo yang namanya dicatut dalam pemberitaan menyatakan tak pernah mengeluarkan statemen dimaksud. Redaksi media online serikatnews.com sendiri juga telah menghapus berita dan mencantumkan permohonan maaf terkait berita dimaksud.

Zaiful menganggap informasi tersebut telah merugikan dirinya. Dia juga menganggap ada beberapa oknum yang memanfaatkan kedekatan dirinya dengan Tri Wahyu Handoyo untuk menebar fitnah.  “Dan kemarin kita sudah menyerahkan itu dengan aparat hukum untuk mengambil langkah-langkah hukum,“ katanya.

Dia juga mengatakan Tri Wahyu Handoyo mengaku tidak pernah merasa membuat surat aduan atau pernyataan, serta tidak pernah merasa dikonfirmasi terkait surat apapun seperti yang diberitakan pada media online tersebut.

Dia juga sedang mempelajari kembali terkait surat aduan palsu yang memuat tentang dirinya tersebut. Apakah, lanjutnya, ada unsur politis dalam kasus tersebut. Lantaran, lanjutnya, isu tersebut muncul bersamaan dengan lengsernya Zaiful dari Partai Demokrat.

Dirinya juga memastikan bahwa hal-hal yang tercantum dalam surat aduan palsu tersebut sama sekali tidak benar. Lantaran selama ini, dia menilai persoalan penangan covid-19 di kabupaten Lampung Timur dilakukan dengan transparan serta berkoordinasi dengan OPD terkait.

“Saya bisa menyatakan 1000 persen. Dan setiap rapat, kita lakukan dengan transparan melibatkan Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, dan pihak-pihak terkait dalam mengambil keputusan penanganan covid-19,“  tegasnya.

Dirinya juga membantah jika ada tuduhan pihak keluarganya yang turut bermain dalam pengambilan kebijakan di pemerintah Lampung Timur.

“Itu sudah diklarifikasi masing-masing OPD bahwa tidak ada satupun (keluarga, Red) yang terlibat terkait masalah pemerintahan. Karena dari awal saya sudah menegaskan bahwa tidak ada satu pun keluarga saya yang ikut-ikutan ke dalam pemerintahan di Lampung Timur,“ pungkasnya. (ega/wdi)

Komentar

Rekomendasi