oleh

Dugaan Ketua Dewan Langgar Tatib, Ketua BK DPRD Lamteng: Mana Laporannya?

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung Tengah belum juga menerima laporan dugaan pelanggaran tatib yang dilakukan Ketua DPRD Sumarsono. Hal ini diungkapkan Ketua BK I Nyoman Suryana.

“Mana laporannya? Sampai saat ini, BK belum menerima laporan resmi. Kan waktu itu baru wacana, belum ada bukti otentik laporan resmi. Saya juga sudah bilang ke staf, jika ada yang menyerahkan laporan langsung disampaikan. Saya tanya tadi juga belum ada,” kata kader Partai Golkar ini di ruang Komisi IV DPRD Lamteng.

Jika sudah ada laporan, kata Suryana, BK akan langsung undang empat anggota BK lainnya. “Kalau sudah ada laporan masuk, kita undang anggota BK lainnya. Kita akan identifikasi masalah dalam laporannya. Kemudian klarifikasi masalah terhadap pelapor,” ujarnya.

Pedoman BK, kata mantan anggota DPRD Lampung ini, hanya dua. “Pedoman kita hanya dua. Yakni tatib (tata tertib) dan kode etik dewan. Kita belum bisa menyimpulkan apakah pelanggaran tatib atau kode etik. Kita identifikasi dahulu,” ungkapnya.

Bilapun benar terbukti melanggar tatib, sanksi yang akan diberikan kepada ketua DPRD, kata Suryana, bisa berat dan ringan. “Sanksi ringannya bisa teguran lisan dan tertulis. Kalau sanksi berat, bisa hukuman jabatan. Pokoknya nanti ada sidang. Putusannya direkomendasikan sesuai kesalahan,” tegasnya.

Komentar

Rekomendasi