oleh

BNNK Lamtim Gagas Pembentukan Desa Bersinar

radarlampung.co.id-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)Lampung Timur terus berupaya mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Lampung Timur Raden Gunawan menjelaskan, saat BNK Lamtim  telah memiliki klinik pratama yang berfungsi untuk rehabilitasi para korban pecandu narkoba.

Selain itu,   BNK juga  telah menggelar berbagai upaya pencegahan narkoba. Antara lain,  sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada generasi muda,  tenaga pendidik, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum. “Saat ini BNK Lamtim juga sedang dalam pembentukan desa bersinar atau Bersih dari Narkoba,” kata Raden Gunawan pada saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional melalui vidio confrence dengan BNN Pusat, Jumat (26/6).

Kesempataj yang sama  Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur Ariana Juliastuty berharap melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, semua elemen masyarakat menyadari bahaya narkotika bagi generasi bangsa.

“Sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba bagi generasi muda,”harap Ariana.

Sementara, Kepala BNN Pusat Komjen Heru Winarko mengatakan, berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional bekerjasama dengan pusat penelitian masyarakat dan Budaya LIPI pada gahun 2019 trend prevalensi penyalahgunaa narkotika di Indonesia setahun terakhir sebesar 1,80% atau setara dengan 3.419.188 orang.

Sedangkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sekali pakai seumur hidup tahun 2011 sebanyak 2,40% atau setara dengan 4.530.000 orang. “Artinya  BNN dapat menyelamatkan sekitar satu juta jiwa penduduk Indonesia,”terang Mantan Kapolda Lampung ini. (wid/wdi)

Komentar

Rekomendasi