oleh

Ratusan Burung Kacer Gagal ke Jakarta

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 400 burung Kacer gagal diselundupkan menuju Jakarta setelah terdeteksi petugas Karantina Pertanian Lampung bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Pelabuhan Bakauheuni, di Pintu Masuk Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (27/6) malam.

Ratusan burung itu rencananya akan dibawa dari Jambi menuju Jakarta  menggunakan mobil minibus sekitar pukul 18.30 WIB, oleh dua orang asal Jambi yang kini diamankan di KSKP Bakauheni, Kalianda.

“Malam itu saat petugas gabungan melakukan pemeriksaan rutin, mencurigai mobil bernomor polisi D yang hendak menuju pulau Jawa, setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan puluhan box yang berisi burung yang tidak dilengkapi dokumen dipersyaratkan,” kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Lampung, Minggu (28/6).

Setelah diamankan, kemudian Karantina Pertanian Lampung melakukan pengujian rappid tes terhadap penyakit Avian Influenza. “Hasilnya dinyatakan negatif,” ujarnya.

Selanjutnya, hasil pengamanan ke 43 kalinya ini akan diserahkan kepada BKSDA Lampung untuk dikembalikan ke habitat asalnya.

“Penyelundupan burung tanpa disertai dokumen ini bukan yang pertama, sejak tahun 2020 periode Januari hingga Juni tercatat sebanyak 29 ribu ekor dengan frekuensi 43 kali penahanan burung ilegal yang keseluruhanya telah diserahterimakan ke BKSDA untuk dilepasliarkan ke habitat asalnya,” ungkap Karman.

Tidak sampai di situ, dengan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait dirinya berharap kelestarian alam akan bisa terjaga.

“Kita akan terus lakukan pengawasan terhadap lalulintas satwa liar ini, selain untuk mencegah penyebaran hama penyakit, hewan karantina juga untuk menjaga kelestarian sumber daya alam hayati negeri kita,” tandasnya. (mel/sur)

Komentar

Rekomendasi