oleh

Gedung Budaya Ditarget Digunakan Tahun 2022

PEMERINTAH Kabupaten Lampung Barat melakukan pembangunan gedung budaya di bekas lahan Gedung Serba Guna (GSG) Nata Margha, komplek perkantoran pemkab. Ini akan menjadi pusat kesenian dan destinasi wisata.

Melalui pengembangan dan pelestarian yang dilakukan Lamban Budaya, kesenian dan kebudayaan di tengah masyarakat Lampung Barat tidak mengalami kemunduran atau mendekati kepunahan.

Pengembangan dan pelestarian kesenian tradisional yang dilakukan Lamban Budaya tentunya akan menimbulkan dampak signifikan terhadap perkembangan pariwisata di Lampung Barat. Khususnya bidang kesenian iu sendiri.

Di antaranya menarik para wisatawan untuk datang ke Lambar dengan motivasi melihat kesenian daerah. Terlebih akan ada pertunjukan dan pergelaran seni di Lamban Budaya. Ini akan menimbulkan antusiasme dari penikmat-penikmat seni.

Pembangunan gedung budaya akan dianggarkan kembali tahun depan. Namun disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Diharapkan awal 2022 mendatang, gedung budaya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Pembangunan dimulai sejak 2019 lalu dengan anggaran hampir Rp5 miliar. Kemudian tahun ini dianggarkan Rp3 miliar lebih. Namun karena kebijakan refocusing, realokasi dan rasionalisasi anggaran, anggaran tahun ini ditunda dan dilanjutkan tahun depan.

Jika melihat kebutuhan, pembangunan gedung budaya tersebut membutuhan dana sekitar Rp18 miliar lagi. Gedung budaya akan dibangun model landscape dengan kapasitas 1.000 penonton. Menyerupai filosofi Danau Ranau. Dilengkapi audio dan taman yang akan menambah keindahan.

Gedung budaya tersebut mencirikan karakter budaya Lambar. Termasuk mengadopsi kebudayaan Paksi Pak Sekala Bkhak. Yakni Buay Pernong, Buay Belunguh, Buay Bejalan Di Way dan Buay Nyerupa. (adv)

 

Komentar

Rekomendasi