oleh

Plt. Budi Utomo, Komitmen dan Peduli Pendidikan Lampura

radarlampung.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampura, Ir. Mikael Saragih, menyatakan bahwa di tangan kepemimpinan Plt. Bupati Lampura, Budi Utomo SE MM., dunia pendidikan di wilayah setempat mengalami kemajuan siknifikan.

Saat ini, kata Saragih, dunia pendidikan sudah lebih baik dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Hal itu tidak terlepas dari dukungan dan campur tangan Plt. Bupati Lampura yang menjadi tolak ukur yang lebih baik.

Saragih mengatakan, Plt. Bupati Lampura sangatlah mendukung dunia pendidikan yang ada di Kabupaten berjuluk Ragam Tunas Lampung tersebut. Bahkan Plt. Bupati juga selalu mengawal masalah program sekolah gratis agar dapat tersalurkan semua dengan benar.

“Sekolah sudah ada dana bos. Jadi tidak ada lagi pungutan dengan embel-embel apapun dari pihak sekolah yang sudah mendapatkan dana bos. Bila mana kedapatan ada yang melakukan pungutan akan segera kami tindak dengan memanggil dan memberikan teguran sesuai dengan prosedur yang ada,” tegasnya.

Ia menerangkan, selama kepemimpinan Plt. Budi Utomo, telah banyak dilakukannya. Hal itu, mulai dari pembenahan sarana dan prasarana sampai dengan mutu sumber daya manusia (SDM) yang ada di dalam institusi penididikan terdepan yaitu sekolah tampa adanya biaya alias gratis.

“Kita menjamin segala sarana-prasarana disekolah ataupun SDM penunjang akan terpenuhi. Dalam hal ini, guru khususnya akan ditingkatkan baik itu melalui pelatihan ataupun bimbingan teknis lainnya,” imbuhnya.

Tidak kalah penting, lanjut Saragih, penghargaan juga diberikan pada mereka yang berfrestasi di bidang masing-masing. Baik itu insentif maupun dorongan moril lainnya demi peningkatan prestasi sekolah.

Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan kualitas dan kompetansi guru didik S3 sebanyak 3 orang atau meningkat dari sebelumnya. Kemudian S2 sebanyak 194 orang atau meningkat 43,70%, dan S1 sebanyak 5.113 orang atau meningkat sebesar 6,76%.

Terlebih sejak tahun 2017 lalu, hingga saat ini pemkab Lampura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah merehab sebanyak 450 ruang kelas SD dan SMP. Jumlah tersebut dilaksanakan di 23 Kecamatan berada di Kabupaten berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

Dengan mengusung program “Wajib Belajar 12 tahun gratis dan berkualitas”, Kabupaten Lampura ini, telah terbukti membawa peningkatan dalam kemajuan dunia pendidikan.

Guna mewujudkan hal tersebut, sambung Saragih, telah dilakukan upaya-upaya, yakni peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas pendidikan. Penambahan Bus Sekolah sebanyak 2 Unit. Lalu, kata dia, penambahan Jumlah Ruang Kelas Baru (RKB) meliputi; SD Negeri Meningkat sebesar 10,04%, SMP Negeri Meningkat sebesar 2,51%, SMA sampai dengan 2019 meningkat sebesar 7,62%. Serta SMK sampai saat ini meningkat sebesar 9,01%.

Lalu, lanjutnya, jumlah Ruang Penunjang SD Dan SMP Se- Kabupaten Lampura, Perpustakaan SD meningkat sebesar 17,6%, perpustakaan SMP meningkat sebesar 12,5%. Laboratorium IPA SMP meningkat sebesar 25,97%, dan peningkatan kualitas dan kompetansi Guru berdasarkan jenjang pendidikannya.

Dengan pembenahan itu, menurut Saragih telah terjadi peningkatan partisipasi Sekolah dan Masyarakat disana. Seperti, angka Partisipasi Sekolah (APS) untuk SD sebesar 99,5% dan SMP sebesar 98,0%. Kemudian, Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang SD di Lampura saat ini mencapai 99,6% dan SMP sebesar 98,6%.

“Belum lagi, Angka Partisipasi Murni (APM) nya, 99,6 % untuk SD dan 98,6 % SMP nya. Serta Angka Putus Sekolah (APS) menyisakan 0,4% SD dan 1,4% SMP, sementara itu di lain sisi peningkatan minat baca masyarakat jauh dari sebelumnya. Semisal meningkatnya jumlah pengujung perpustakaan sebesar 151,19% dan jumlah pustaka (bahan Bacaan) sebanyak 2579 eks atau mengalami peningkatan sebesar 222,37% dari sebelumnya, “terangnya.

Sementara, beum lama ini, Plt. Bupati Lampura Budi Utomo menggelar Karnaval PAUD Tingkat Kabupaten Lampura dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional. Hal tersebut, guna untuk menanamkan nilai kearifan lokal sejak dini terhadap siswa paud se-Lampura.

Plt. Bupati Lampura Budi Utomo mengatakan, diadakannya Karnaval PAUD Tingkat Kabupaten Lampura, sebagai bentuk guna mengenalkan kepada anak-anak tentang budaya ke arifan lokal.

Orang nomor satu di Kabupaten Lampura ini, juga memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada segenap Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan PGRI Kabupaten Lampura.

Menurut Budi Utomo, perkembangan kehidupan anak-anak masa kini merupakan awal dari mata rantai yang sangat menentukan masa depan bangsa di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kata Budi Utomo, menyiapkan generasi muda yang berkualitas sejak dini sebagai calon penerus dan pewaris bangsa, berarti harus membangun kehidupan anak sejak usia dini.

“Anak-anak perlu diberikan bekal keimanan dan pengetahuan, kepribadian dan keterampilan, kecerdasan dan jiwa semangat kebangsaan, serta kesegaran jasmani dan rohani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bermoral, cerdas, dan berdaya saing,” kata Budi Utomo.

Melalui ajang karnaval seperti ini, sambungnya, merupakan salah satu ajang kreatifitas bagi anak usia dini, adalah sebuah gagasan maju untuk menumbuhkembangkan segala potensi yang ada pada diri anak- anak, sekaligus untuk mengenalkan keberagaman budaya dan aneka profesi, termasuk mengenalkan keberagaman flora dan fauna yang ada di negara Indonesia ini.

”Apalagi dari peserta karnaval ini, anak-anak ada yang mengenakan kostum yang bahan bakunya dari tanaman, sehingga secara tidak langsung dapat lebih mengenal dan belajar tentang flora dan fauna,” pungkasnya (adv)

Komentar

Rekomendasi