oleh

Pemerkosa Adik Kandung Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Hukuman 12 Tahun

radarlampung.co.id – Kasus pemerkosaan adik kandung di Waringinsari Barat, mendapat perhatian sejumlah pihak. Salah satunya disampaikan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.

Fauzi menyatakan prihatin dengan peristiwa tersebut. Beranjak dari kasus itu, pemkab akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, agar menjaga dan melindungi anak-anak dari tindak kejahatan seksual.

“Kami meminta tokoh agama dan perangkat pekon berperan aktif menyosialisasikan serta menyebarkan kepada masyarakat,” tegas Fauzi.

Sementara Panjul (36), tersangka pemerkosaan terhadap Wn (20), adik kandungnya terancam hukuman 12 tahun penjara.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir mengatakan, Panjul akan dijerat dengan pasal 5 huruf a, b, c dan pasal 8 huruf a juncto pasal 46 UU Nomor 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga juncto pasal 285 KUHP.

“Ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” kata Musakir.

Diketahui, Panjul memerkosa Wn, Minggu dini hari (21/6). Awalnya sekitar pukul 01.30 WIB, Panjul mengajak Wn membeli makanan.

Dalam perjalanan, ia mengajak Wn berhubungan intim. Panjul juga mengancam akan mengancam akan memukul, bahkan membunuh sang adik jika tidak menuruti kemauannya.

“Sekitar pukul 02.00 WIB, mereka sampai di rumah. Tersangka mengikuti korban ke kamarnya dan mengajak berhubungan intim. Ia mengancam akan membunuh korban jika tidak menurut,” kata Musakir.

Wn sempat memberikan perlawanan. Namun Panjul menampar dan membekap mulutnya. Ia akhirnya menyerah. Dirudapaksa oleh sang kakak. (mul/sag/ais)

Komentar

Rekomendasi