oleh

RubelMu Diharapkan Jadi Solusi Pembelajaran Era Distraction Muhammadiyah Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengurus Wilayah  Muhammadiyah Lampung resmi melantik 15 Kepala Sekolah/Madrasah di Aula Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Minggu (5/7). Yang kemudian dilanjutkan Musyawarah Wilayah Forum Kepala Sekolah/Madrasah  Muhammadiyah (FKSM) Lampung dan launching Rumah Belajar Muhammadiyah (Rubelmu).

Ketua PW Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. Marzuki Noor, MS mengingatkan, suasana belajar dalam suasana pandemi Covid-19 saat ini mengarah ke online (teknologi). “Kita sekarang dalam distraction teknologi 4.0. Jadilah orang saabiqul bil khair. Jadi orang yang bergegas, sigap. Jepang telah memulai 5.0, memasukan sifat-sifat kemanusiaan ke dalam robot. Islam memiliki peluang lebih hebat dari apa yang diciptakan Jepang,” jelasnya.

Diutarakan,  sekolah Muhamadiyah tidak hanya mampu memberikan sertifikat. Tetapi mampu memberikan keterampilan hidup yang siap bersaing sepenuhnya. “Muhammadiyah jangan menjadi lambat. Yang kita inginkan adalah Muhamadiyah memimpin kemajuan,” ucapnya seraya menegaskan hal tersebut menyikapi edaran empat Menteri.

Dia berpesan agar kedepannya jangan pernah terganggu dengan keadaan. Di mana, saat ini biaya komunikasi jauh lebih besar dibanding biaya sekolah. ”Ini harus menjadi pikiran kita semuanya. Kepala sekolah jangan ragu-ragu melangkah. Kalau tidak tahu nanya, walaupun nanyanya kepada murid mita sendiri,” tambahnya.

Menyikapi perkembangan saat ini, Muhammadiyah menurutnya terus memunculkan ide kreatif, salah satu meresmikan Rubelmu yakni memindahkan belajar sekolah ke rumah. “Rubelmu adalah solusi pembelajaran di era distraction Muhammadiyah Lampung,” jelasnya.

Zaini Agus Nurhuda selaku anggota Tim Pengembang Rubelmu menyampaikan, Rubelmu merupakan sistem pembelajaran berbasis website yang difasilitasi Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pw Muhammadiyah Lampung bagi sekolah/madrasah untuk belajar secara online. “Ini juga salah satu solusi dari muhammadiyah menyikapi pandemi Covid -19 dan era distraction. Di mana, pembelajaran harus disesuaikan dengan minat anak. Dengan teknologi tentunya akan  menjadi lebih mudah,” ucapnya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pw Muhammadiyah Lampung Undang Rosyidin menambahkan, RubelMu memiliki pembelajaran berbasis teknologi dan merupakan peluang bagi Muhamadiyah. ”Kesempurnaan tahapan harus kita lakukan. Speed, Flexible, dan Complexity. Ketika bapak/ibu dilantik menjadi kepala sekolah harus berani mengambil langkah melampai standart nasional. Kami akan adakan workshop pelatihan kepada sekolah terkait RubelMu agar keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya,” pungkasnya. (gie/sur)

Komentar

Rekomendasi