oleh

Plt. Budi Utomo Lantik Tiga Pejabat

radarlampung.co.id – Tiga jabatan tinggi pimpinan pratama (JPT) hasil lelang lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dilantik dan diambil sumpahnya, Senin (6/7).

Pengambilan sumpah jabatan tersebut, dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Lampura Budi Utomo di aula Tapis Sekdakab Lampura. Ketiga jabatan tersebut adalah Sekertaris Daerah, dijabat oleh Drs. H. Lekok MM., selanjutnya kepala dinas Lingkungan Hidup Tommy Suciadi S.STP.MS.i., dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampura,
Hendri SH.MM,.

“Yang dilantik hari ini adalah hasil seleksi terbuka (selter), yang telah melalui prosedur dan mekanisme sesuai peraturan yang ada. Demi memenuhi kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap kepada mereka diambi sumpahnya dapat melaksana tugas kewajiban dengan cepat, baik dan tuntas, “kata Budi Utomo.

Menurut Budi, dengan berbagai faktor atau kendala disana, pihaknya berharap dapat lebih memotivasi. Apalagi dengan moment dilantiknya pejabat teras disana, khususnya sekretaris daerah. Sebagai panglima tertinggi aparatur sipil negara, dapat menjalankan tugas seperti ekpetasi masyarakat.

“Saya yakin dan percaya kepada beliau (Lekok, Red), selain putra daerah pengalaman pun tak diragukan. Berbagai jabatan strategis pernah diemban, bahkan sampai diluar daerah. Sehingga menaruh berharap besar, agar kedepan tidak hanya mendukung akan tetapi dapat melakukan lebih mengatasi berbagai persoalan, “terangnya.

Budi Utomo menjelaskan, pelaksanaan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan bukan semata-semata untuk penyegaran atau hal lain berbau seremonial. Akan tetapi lebih kepada memenuhi kebutuhan organisasi, sehingga dapat mendukung program pemerintah yang dilaksanakan pada masa kepemimpinan Presiden-RI Joko Wiodo dan Ma’ruf Amin. Apalagi, tambahnya, ditengah wabah covid-19 yang hampir menghinggapi seantaro negara di dunia itu.

“Sehingga program pemerintah, mulai dari pusat, provinsi sampai dikabupaten dapat berjalan sesuai dengan harapan. Sehingga apa yang dilakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Itu alasan kenapa ada pelantikan pada hari ini, “jelasnya.

Saat ini, kata dia, beberapa jabatan startegis disana mengalami kekosongan jabatan ditinggalkan pendahulunya. Apalagi dalam beberapa bulan kedepan, khususnya jabatan pimpinan tinggi pratama untuk Kepala Dinas. Setidaknya ada 10 Kepala Dinas jabatannya saat ini masih kosong atau di Plt-kan. “Kadis yang kosong itu semua pengisiannya akan dilaksanakan melalui seleksi terbuka atau lelang,” kata Budi Utomo.

Jadi saat ini, mulai dari eslon IV-II mengalami kekosongan. Apalagi menginjak bula Oktober kelak, setidaknya ada 10 Kepala Dinas/badan yang kosong. Dan itu akan dilakukan lelang, sesuai peraturan dan mekanis yang ada.

Menanggapi berbagai persoalan yang ada saat ini, lanjutnya, mulai dari persoalan keuangan daerah sampai kepada tata kelola pemerintahan, membutuhkan sumber daya mumpuni, tidak hanya pandai akan tetapi mau bekerja dan memiliki empati tinggi. “Sehingga mewanti kepada ASN lainnya dapat lebih memacu, sebab belakangan terjadi fenoma ganjil sehingga menjadi kendala dalam melaksabakan pelayanan masyarakat.

“Jadi tidak ada tawar-menawar lagi, kalau tidak mau berkerja, lebih baik bicara saat ini. Jangan melihat saya tidak bisa melakukan hal diluar nalar, karena telah ada formula disipkan dalam hal ini. Sehingga jangan salah menilai, jangan salah salahkan nantinya, “tegasnya.

Sementara, Sekdakab Lampura, Drs. H. Lekok MM., usai dilantik mengatakan, koordinasi internal adalah hal pertama yang dilakukan saat menjabat sekratris daerah definitif Kabupaten Lampura. “Koordinasi internal untuk membuat daftar inventarisasi masalah adalah hal utama yang akan lakukan kedepan, “kata Lekok.

Sebagai putra daerah, menurutnya, sedikit banyak paham terhadap permasalahan yang ada. Baik itu melalui informasi media massa maupun lainnya, sehingga dibutuhkan saat ini adalah konsolidasi. Hal tersebut, guna mendorong pelaksanaaan pembangunan, sesuai cita-cita pemerintah.

“Kebetulan saya di-didik dengan cara militer, sehingga ada darah yang mengalir. Jadi konsolidasi internal adalah hal utama yang harus saya lakukan, itu kedepan menjadi motivasi utama disini, “terangnya. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi