oleh

Yusuf Kohar Sambangi Wiyadi, Ada Deal Politik?

RADARLAMPUNG.CO.ID – Mengejutkan. Tak biasanya Wakil Wali Kota Bandarlampung M. Yusuf Kohar menyambangi kantor DPRD setempat. Tapi ini nyata terjadi Senin (6/7), jelang isoma.

Bukan untuk menghadiri paripurna. Bukan pula hearing lintas komisi.

Ya, orang nomor dua di Bandarlampung itu langsung melangkahkan kakinya ke ruang Ketua DPRD Wiyadi. Nyaris mendekati jam makan siang. Terpantau, Yusuf Kohar memasuki ruangan untuk berbicara empat mata dengan Wiyadi pukul 11.40 WIB.

Ada kesan, pembicaraan keduanya mengarah ke politik. Diketahui, Yusuf Kohar sudah mengikrarkan diri sebagai bakal calon wali kota Bandarlampung. Sementara Wiyadi merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan kota tapis berseri. Yang mana, Bandarlampung merupakan satu dari delapan kabuaten/kota di Lampung yang akan melaksanakan Pilkada serentak, 9 Desember 2020 mendatang.

Pertemuan keduanya terbilang singkat. Sekitar 10 menit. Yusuf Kohar bersama Wiyadi tampak keluar bersamaan dengan wajah berseri pasca pertemuan tertutup itu.

Sayang, keduanya irit bicara. Yusuf Kohar menyatakan, pertemuan keduanya cenderung membicarakan pemerintahan. Mungkin saja yang dimaksud pemerintahan lima tahun kedepan.

Kan kami ini unsur Muspida. Jadi ya wajar kalau kami melakukan pembicaraan pemerintahan. Toh, selama ada wabah Covid-19 ini tidak pernah bertemu. Kali ini kami bicara soal pemerintahan,” aku Yusuf Kohar.

Ditanya, apakah pertemuan keduanya menyinggung politik terkait lobi koalisi, Yusuf tak serta merta menampik. Terlebih, belakangan tersiar kabar PDI Perjuangan mempertimbangkan untuk mengusung kadernya, Tulus Purnomo. Sementara, sudah sejak lama beredar kabar Yusuf Kohar bakal berdampingan dengan Tulus. Sesuai slogan ‘Yusuf Kohar Tulus Melayani Rakyat’.

“Kalau PDI P mah InsyaAllah,” jawab Yusuf. ”Kita pokoknya jalan terus saja,” ujarnya.

Hendak mengalihkan pembicaraan, Yusuf sempat menyinggung tentang kabar kebakaran yang terjadi di lingkungan Pemkot. ”Kalau soal gedung pemkot kebakaran, saya barusan dengar tadi dari pak Wiyadi,” ungkapnya.

Sementara, Wiyadi tidak menapik pertemuan mereka membicarakan pembahasan cukup luas. “Ya, kita ngobrol banyak hal. Namanya kami muspida, lama juga nggak ketemu,” kata Wiyadi.

Awak media lantas menceplos apakah ada pembicaraan deal politik? “Belum lah, bukan ranah saya itu. Itu ranah DPP. Saya bersama pak Yusuf bicara pemerintahan, soal politik biar berjalan saja,” tandasnya. (sur)

Komentar

Rekomendasi