oleh

ASN Terjaring OTT,Bupati Lamtim Serahkan Proses Hukum ke Polda

radarlampung.co.id-Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menyerahkan proses hukum terhadap 2 aparatur sipil negara (ASN) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polda Lampung.

Menurutnya, surat dari Polda Lampung tentang penangkapan 2 ASN di lingkungan Inspektorat Lamtim  telah diterimanya. Menurutnya, ke dua ASN di lingkungan Inspektorat yang terjaring OTT adalah HS dan HW.

“Kami tetap menghormati azas praduga tidak bersalah dan menyerahkan proses hukum terhadap 2 ASN itu kepada Polda Lampung,” jelas Zaiful Bokhari di rumah dinasnya, Selasa (7/7).

Dilanjutkan, Pemkab Lamtim mendukung dan menghormati Polda Lampung yang telah melakukan OTT terhadap 2 ASN tersebut. Bukan hanya itu, Pemkab juga berharap Polda Lampung mengusut tuntas dugaan pemerasan yang dilakukan ke dua ASN tersebut. “Kalaupun ada oknum ASN lain yang ikut terlibat, kami berharap juga ditindak sesuai hukum yang berlaku,”tegas Zaiful Bokhari.

Lebih lanjut dijelaskan, pengusutan tuntas kasus itu perlu dilakukan agar hal yang sama tidak terjadi lagi di Lamtim. “Bila memang terbukti bersalah kami harap para pelakunya mendapat hukuman yang setimpal. Itu sebagai efek jera agar ASN lain agar tidak melakukan hal yang sama,”lanjut Zaiful.

Karenanya, Zaiful menghimbau kepada seluruh ASN agar lebih berhati-hati dan selalu melaksanakan tugas sesuai peraturan perundangan yang berlaku. “Jangan sekali-kali menjanjikan, meminta atau menerima sesuatu yang bukan haknya dan melanggar hukum,”imbuh Zaiful.

Diketahui sebelumnya, informasi tentang adanya operasi tangkap tangan (OTT) merebak di Lampung Timur.

Dari informasi yang beredar, tim dari Polda Lampung diduga mengamankan sejumlah kepala desa dan salah satu pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Lamtim, Sabtu (4/7) lalu. Diduga OTT itu terkait program prioritas nasional percepatan pendaftaran tanah sistimatis lengkap (PTSL).

Sejumlah personel Polda Lampung mendatangi ke Inspektorat Kabupaten Lampung Timur, Senin (6/7). Kedatangan 4 personil Polda Lampung tersebut di terima Inspektur Pembantu (Irban) I  Tri Wobowo dan Irban III Ibnu Budi Santoso.

Menurut Irban III Ibnu Santoso, kedatangan Tim dari Polda Lampung tersebut untuk menyerahkan surat yang ditujukan kepada Bupati Lampung Timur. “Tim dari Polda Lampung tidak menjelaskan secara rinci tujuan kedatangannya. Mereka hanya mengantarkan surat untuk bupati. Kami tidak mengetahui isi surat itu karena masih tersegel,”jelas Ibnu.(wid/wdi)

Komentar

Rekomendasi