oleh

Monitoring Sarpras Protokol Kesehatan Ponpes di Pesawaran

radarlampung.co.id – Tim Kantor Kementerian Agama Pesawaran akan melaksanakan monitoring terhadap sarana prasarana protokol kesehatan di sejumlah pondok pesantren. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menjelang tahun ajaran baru.

Jika tidak dicermati serius, dikhawatirkan akan menjadi kluster baru virus Corona di kabupaten berjuluk Andan Jejama tersebut. Sebab ada santri yang berasal dari luar kabupaten maupun provinsi lain.

“Ya, Insya Allah Sabtu (11/7) ini, kita akan cek kesiapan sarpras protokol kesehatan seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan pakai sabun dan kelengkapan lainnya di sejumlah pondok pesantren,” kata Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Helmi M. mewakili Kepala Kantor Kemenag Pesawaran Farid Wajdi, Selasa (7/7).

Pihaknya juga sudah menyosialisasikan empat keputusan bersama menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/KB/2020, Nomor 516/2020, Nomor HK.03.01/ Menkes/363/2020 dan Nomor 440-882/2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi Covid-19 ke seluruh Ponpes di Pesawaran.

Ada 42 lembaga ponpes, baik formal dan non formal di Pesawaran dengan jumlah santri mencapai 4.961 orang.

“Setiap lembaga juga sudah koordinasi dengan tim Gugus Tugas kabupaten. Apalagi mau masuk tahun ajaran baru sekitar 12 Juli ini. Semua harus dipastika. Kondisi santri dan satpras protokol kesehatan. Secara teknis, itu ada di setiap ponpes,” tegasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi