oleh

BNNP Amankan 4 Kg Ganja Asal Pekanbaru

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Narkotika Nasioal Provinsi (BNNP) Lampung kembali mengungkap kasus penyelundupan narkotika. Kali ini jaringan ganja Pekanbaru-Lampung.

Tersangka diketahui bernama Mei Seven Akhiryadi (35). Warga Pringsewu ini diamankan pada Jumat (3/7), di agen Tiki yang belamat di Jalan K.H. Gholib, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan lima paket besar ganja. Di antaranya ada satu plastik ganja sisa pakai. Berat total mencapai 4.062,38 gram.

Penangkapan itu berdasarkan informasi rangkaian pengiriman narkotika jenis ganja ke tiga tempat. Dalam hal ini, BNN dibantu Kanwil Bea dan Cukai Subagbar.

“Barang berasal dari Pekanbaru yang dikirim ke tiga lokasi berbeda: Lampung, Bali, dan Bekasi,” ucap Kepala BNNP Lampung Brigjen I Wayan Sukawinaya, Rabu (8/7).

BNNP membuntuti paket pengiriman satu dus ganja itu selama tiga hari. Tak ingin kecelongan, BNN lantas menerapkansistem kontrol delivery. “Jadi kami lakukan kontrol dalam pengiriman barang dari Pekanbaru, Cengkareng ke Lampung selama tiga hari,” terangnya.

Dijelaskan Sukawinaya, pihaknya awalnya memantau paket yang dikirim dari Pekanbaru melalui jasa pengiriman ekspedisi. Paket kemudian masuk ke kantor pusat jasa ekspedisi di Cengkareng. Lalu diteruskan kembali ke Lampung.

Masih kata dia, paket satu dus ganja tersebut kemudian dikirim menuju Pringsewu. Setelah paket sampai di agen jasa pengiriman Pringsewu, BNN menunggu orang yang mengambil ganja tersebut.

Pihaknya melakukan koordinasi dengan pemilik jasa pengiriman. Barang kemudian discan barcode untuk menginformasikan ke penerima bahwa paket sudah datang.

Selang beberapa lama datanglah tersangka Mei untuk mengambik paket tersebut. “Saat itulah kami tangkap tersangka tanpa perlawanan,” tuturnya.

Komentar

Rekomendasi