oleh

DLH “Banjiri” Kontainer Sampah

radarlampung.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandarlampung, kembali mengadakan Kontainer Sampah (Bak Sampah) di tahun 2020 ini. Anggarannya cukup fantastis yakni sekitar Rp990 juta untuk 30 unit Kontainer.

Jika dihitung, satu kontainer sampah dianggarkan oleh DLH Bandarlampung mencapai Rp33 juta. Melalui tender dengan peserta sebanyak 16 perusahaan, pengadaan barang itu dimenangkan oleh CV Sanja Cipta Perkasa dengan harga negosiasi sebesar Rp971.508.000,- untuk 30 kontainer sampah.

Perusahaan yang beralamat di Jalan Ryacudu Blok B4 No.04 Sukarame Bandarlampung ini, berani menawarkan harga dengan satu kontainer sebesar Rp32.383.600.

Dua tahun lalu, pada anggaran 2018, DLH menganggarkan pembelian kontainer sampah dengan pagu anggaran sebesar Rp1.320.000.000 untuk 40 unit. Jumlah tersebut dengan asumsi satu unit dihargai sebesar Rp33 Juta (sama dengan tahun 2020).

Pada tahun 2018, perusahaan yang memenangkan tender itu yakni CV Widya Karya Mandiri dengan hasil negosiasi sebesar Rp1.310.169.600, dengan asumsi satu unit Kontainer dihargai sebesar Rp32.754.240.

Jadi, pengadaan kontainer sampah pada tahun 2018 sebanyak 40 unit dan 2020 sebanyak 30 unit. Secara keseluruhan, kontainer sampah yang ada di Kota Bandarlampung berjumlah 70 unit. Hal ini belum dihitung jika pada tahun sebelumnya DLH Bandarlampung mengadakan pengadaan barang dengan jenis yang sama.

Perlu diketahui, Bandarlampung memiliki 20 Kecamatan. Jika 70 kontainer sampah dibagikan tiap kecamatan, sehingga satu kecamatan mendapatkan kontainer sampah minimal 3 unit.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Bandarlampung, Ismet Saleh membenarkan tahun 2020 ini telah mengadakan pembelian 30 unit Kontainer sampah. “Iya, tahun ini kami mengadakan pembelian kontainer sampah. Tahun 2019 kan kami tidak mengadakan barang itu. Nah, tahun 2020 ini kami adakan lagi,” ungkap Ismet, Rabu (8/7).

Namun, dirinya belum mengetahui akan ditempatkan dimana 30 unit Kontainer sampah yang akan dibeli nanti. “Nanti, akan dibagikan ke seluruh unit pelaksana teknis (UPT) DLH yang tersebar di 20 kecamatan se-Kota Bandarlampung. Saya belum tahu mau ditempatkan dimana. Yang pasti, barang-barang itu kami serahkan ke UPT masing-masing,” jelasnya.

Ismet juga tidak mengetahui 40 unit Kontainer sampah pada pengadaan 2018 lalu ditempatkan dimana dan berapa unit yang masih layak. Sebab, hal tersebut merupakan tanggungjawab UPT. “Saya lupa ditempatkan dimana. Itu sudah kami serahkan ke UPT,” pungkasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi