oleh

Bongkar Pagar Penutup Akses ke Pantai Sari Ringgung!

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPRD Pesawaran berharap agar pemkab membongkar pagar beton yang menutup akses jalan menuju Pantai Sari Ringgung. Sebab keberadaannya dinilai merusak tatanan kepariwisataan dan aset negara

“Harapan kita, pemerintah daerah segera membongkar ini semua (pagar beton, Red). Apalagi sudah merusak tatanan kepariwisataan. Harapan saya, bupati bisa menyelesaikan hal ini,” kata Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir saat meninjau lokasi penutupan akses jalan menuju Pantai Sari Ringgung, Jumat (10/7)

Menurut dia, negara tidak boleh tunduk terhadap pribadi-pribadi. “Kalau kita lihat, garis sempadan pantai 100 meter. Dari bibir pantai tidak boleh disertifikatkan. Karena milik negara,” tegasnya.

Dihadapan masyarakat dan pedagang di Pantai Sari Ringgung, Nasir berharap semua tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh oknum. Solusi terbaik adalah membuka akses jalan seperti biasa. Sambil menunggu keputusan pengadilan.

“Kami selaku wakil rakyat datang ke sini karena simpati kepada masyarakat. Kami akan segera mengambil langkah-langkah,” sebut dia.

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, terdapat tiga titik menuju pantai Sari Ringgung yang ditutup. Bagian depan tembok beton, bagian tengah ditutup dengan gundukan tanah dan di belakang akses jalan ditutup panel beton dengan jarak sekitar 500 meter

Kondisi ini memicu reaksi warga dan pedagang. Mereka melakukan aksi, Rabu (8/7). Kemudian dilanjutkan dengan mediasi, Kamis (9/7). Namun pertemuan belum mendapatkan kata sepakat. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi